alexametrics

Puncak Arus Libur Nataru di Kampar Diprediksi Terjadi Besok

23 Desember 2018, 14:01:16 WIB

JawaPos.com- Puncak arus lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru 2019 di Jalan lintas Kabupaten Kampar, Riau, diprediksi terjadi besok (24/12). Diperkirakan, kepadatan kendaraan akan meningkat 40 persen dibanding saat hari biasa.

“Kemarin (Sabtu) ada peningkatan kepadatan sekitar 20 persen. Tapi hari ini biasa-biasa saja, landai. Kemungkinan puncak akan terjadi besok (Senin),” terang Kasatlantas Polres Kampar, AKP Pauzi, Minggu siang (23/12).

Jalan lintas di Kabupaten Kampar merupakan yang tersibuk saat liburan. Sebab, Kampar merupakan jalan penghubung antara Kota Pekanbaru dengan Sumatera Barat (Sumbar). Jarak tempuh yang tak begitu jauh, ditambah banyaknya destinasi wisata alam di Sumbar, menjadi daya pikat bagi masyarakat Pekanbaru untuk ke sana.

“Yang menjadi atensi itu seperti di Pasar Kuok, Pasar Air Tiris, Pasar Danau Bingkuang. Tapi saya lihat tidak begitu naik (terjadi peningkatan jumlah kendaraan maupun kemacetan) hari ini,” ujarnya.

Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan sandi Operasi Lilin Muara Takus 2019 ini, sebanyak 44 personel disiagakan. 14 diantaranya merupakan tim urai macet. “Untuk personel lain disiagakan di 3 pos pengamanan dan 2 pos darurat bersama dengan dinas terkait lainnya,” kata Pauzi.

Polres Kampar mencatat, setidaknya ada 7 titik yang rawan bencana longsor. 5 titik di Desa Rantau Berangin, tepatnya di kilometer 77 hingga 82. Kemudian 2 titik di Kecamatan XII Koto Kampar.

“Sejauh ini belum ada problem. Tapi untuk di Desa Rantau Berangin, menurut pantauan sudah ada aktifitas batu yang berjatuhan ke pinggir jalan. Untuk mengantisipasi terjadi bencana longsor, Polres Kampar bersama dengan Dinas PUPR sudah menyiagakan satu unit alat berat,” lanjut perwia polisi dengan tiga balok di pundak tersebut.

Selain menyiagakan alat berat, papan imbauan maupun rambu-rambu sudah dipasang. Begitu juga dengan pengalihan arus lalu lintas juga sudah disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi longsor. “Kalau terjadi longsor akibat cuaca, jalan alternatif sudah ada dalam rekayasa lalu lintas,” sebutnya.

Sementara itu, Polres Kampar juga sudah mendata lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Setidaknya, ada 9 titik yang rawan terjadi kecelakaan. Mayoritas di Kecamatan Siak Hulu. “Baik di lintas tengah, barat maupun lintas utara. Untuk antisipasi kecelakaan, sudah dipasang spanduk, rambu dan lainnya,” ujarnya.

Pauzi mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian ke Sumatera Barat melalui Kampar, agar lebih berhati-hati. Selain memeriksa kondisi kendaraan sebelum pergi, mereka juga diminta untuk memperhatikan cuaca.

“Bagi yang bepergian, monitor juga cuaca. Sebab kecelakaan bukan hanya disebabkan human error saja, tapi cuaca juga berpengaruh,” imbaunya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : (ica/JPC)


Close Ads
Puncak Arus Libur Nataru di Kampar Diprediksi Terjadi Besok