Vaksinasi Keempat bagi Lansia Masih Dikebut Pemprov Jatim

23 November 2022, 20:24:54 WIB

JawaPos.com–Upaya perlindungan bagi kelompok rentan dalam pencegahan Covid-19 harus tetap dimaksimalkan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau agar seluruh bupati/wali kota di Jatim memaksimalkan pemberian vaksin booster ke-2 bagi lansia.

Imbauan tersebut seiring dengan kebijakan yang tercantum dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Booster Dosis Ke-2 bagi Kelompok Lanjut Usia. SE itu berlaku efektif sejak ditetapkan kemenkes pada 22 November.

”Saya mengajak kepada seluruh bupati/wali kota untuk terus memaksimalkan vaksin booster ke-2 bagi kelompok lansia. Upaya ini sebagai ikhtiar kita untuk memberikan perlindungan tambahan bagi kelompok rentan,” ujar Khofifah saat melakukan kunjungan kerja ke Kairo, Mesir, Rabu (23/11).

Lansia dipilih menjadi sasaran booster tahap kedua, lanjut Khofifah, karena memiliki kondisi fisik yang cenderung rentan. Vaksinasi bagi lansia itu diharapkan dilakukan sesegera mungkin.

Gubernur Khofifah mengimbau agar pemerintah daerah dan fasyankes mendorong penyelenggaraan vaksinasi baik pemerintah maupun swasta untuk melakukan vaksinasi Covid-19 booster kedua bagi lansia.

”Percepatan vaksinasi booster kedua lansia berjalan beriringan dengan vaksinasi primer dan booster pertama. Pelaksanaannya juga harus merata di seluruh Indonesia, mengingat masih ada beberapa daerah yang cakupan vaksinasi primer dan booster masih di bawah 70 persen dari populasi,” jelas Khofifah.

Berdasar data pasien Covid-19 yang meninggal di Jawa Timur, sebagian besar merupakan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi dan disertai dengan penyakit bawaan. ”Yang kabupaten-kotanya belum mencapai target kekebalan kelompok minimal 70 persen dari populasi, harus terus dimaksimalkan,” terang Khofifah.

Ditambahkan Khofifah, menurut WHO, perubahan efektivitas vaksin diperkirakan 1 hingga 4 bulan setelah vaksinasi dosis penguat pertama. Baik hal tersebut merupakan vaksin dosis 3 ataupun booster pertama.

”Oleh karena itu pada kelompok tertentu seperti lansia membutuhkan booster kedua untuk memulihkan dan meningkatkan perlindungan terhadap Covid-19,” ujar Khofifah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads