alexametrics

Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di UGM Nyaris Wisuda

23 November 2018, 19:14:16 WIB

JawaPos.com – Dugaan adanya malaadministrasi dalam mengusut kasus pelecehan seksual di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menguat. Terutama dalam pengurusan administrasi terduga pelaku HS, mahasiswa dari Fakultas Teknik yang hampir diwisuda oleh pihak kampus.

“Saya sampaikan HS bisa dapat bukti kelulusan, yudisium itu mau wisuda. Di situ patut diduga malaadministrasi ketidaksesuaian pada prosedur,” kata Kepala Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Budhi Masturi saat ditemui di kantornya, Jumat (23/11) sore.

Selain prosedur pengurusan wisuda yang disorot, pihaknya juga memastikan terduga pelaku belum diluluskan oleh kampus. Setidaknya hingga 6 bulan ke depan atau 1 semester. “Kami sudah pastikan tidak wisuda kemarin. Sempat masuk didaftar wisuda, itu menjadi pertanyaan. Proses sampai ke situ, patut diduga tidak sesuai prosedur. Semestinya berdasarkan rekomendasi tim investigasi (memang ditunda 6 bulan ke depan),” katanya.

Dalam perkembangan penyelidikan, pihaknya telah mengumpulkan data dari sekitar 7 pihak. Yakni, dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Dewan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Tim Investigasi Independen, Balairung Press UGM, maupun kelompok ‘Kita Agni’.

“Sudah ada jelas gambaran mengenai penanganan pengusutan kasus yang dilakukan UGM. Ombudsman tugasnya ada tidak malaadministrasi, kami fokus di situ,” ucapnya.

Meski sudah ada gambaran, pihaknya masih mempertimbangkan apakah akan ada lagi pihak yang dimintai keterangan atau sudah cukup. Ketika memang masih diperlukan, yaitu dari pihak Departemen Teknik.

Sebab Departemen Teknik membawahi jurusan yang memberikan nilai KKN. “Mungkin kalau kami butuh pendalaman paling Departemen Teknik, setelah itu kami lihat peran ketugasan rektor seperti apa,” kata Budhi.

UGM pada November ini mewisuda dan meluluskan 1.710 wisudawan program Sarjana dan Diploma. Terdiri 1.331 lulusan sarjana dan 379 lulusan Diploma, termasuk 83 wisudawan dari program D4.

Iva Ariani, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM sebelumnya memastikan terduga pelaku belum diwisuda selama 6 bulan ke depan atau persoalan ini sampai selesai.

Pihaknya juga belum memberikan surat keterangan bahwa yang bersangkutan sudah lulus untuk digunakan mencari pekerjaan. “Dia bisa mendapatkan bukti lulus kalau sudah diwisuda,” katanya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di UGM Nyaris Wisuda