alexametrics
Tewas Dipalu dan Disimpan di Lemari

Fakta Baru Pembunuhan Pemandu Karaoke Dalam 13 Adegan Rekonstruksi

23 November 2018, 15:01:46 WIB

JawaPos.com – Rekonstruksi 13 adegan dilakukan sepasang kekasih, Yustian, 24 dan Nissa Regina, 17 yang membunuh sesama pemandu karaoke Ciktuti Iin Puspita, 20. Reka adegan itu dilakukan di rumah kos di Jalan Senang No.1, Tegal Parang, Mampang Prapatan VIII, Jakarta Selatan, digelar, Jumat (23/11). Hal ini membuat warga memadati kawasan tersebut untuk melihat langsung rekonstruksi pembunuhan mayat di dalam lemari itu.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, mendapat fakta-fakta baru motif kedua tersangka dari percekcokan hingga berujung pembunuhan di kamar kos. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar menjelaskan kedua pelaku menghabisi nyawa Iin pada Minggu (18/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelum kedua tersangka mengakhiri nyawa teman satu kamar kosnya itu, Yustian dan Iin sempat adu mulut dengan korban. Korban sempat menendang pintu kamar sambil mengumpat dengan bahasa kasar.

Fakta Baru Pembunuhan Pemandu Karaoke Dalam 13 Adegan Rekonstruksi
13 adegan rekonstruksi adegan pembunuhan pemandu karaoke Ciktuti Iin Puspita digelar, Jumat (23/11). (Wildan Ibnu Walid/ JawaPos.com)

“Sepulang ke kamar kos, korban menendang pintu kamar kos. Menurut pengakuan tersangka, korban sering mengeluarkan bahasa-bahasa kasar kepada kedua tersangka,” ujar Indra Jafar sesaat sebelum rekonstruksi dimulai di TKP, Jumat (23/11).

Kapolres kembali menjelaskan, bahwa dari pengakuan tersangka, mereka kerap diusir oleh Iin, karena dianggap mengganggu kenyamanan kehidupannya. Atas dasar itu, tersangka Yustian semakin panas ketika tahu bahwa uang pemberian dari pelanggan karaoke tidak sesuai dengan harapan.

“Korban ini sempat cekcok. Bahkan ketika pulang di kos-kosan ini, mereka disuruh pergi saja oleh korban. Akan tetapi, Yustian belum mau pindah. Karena dirasa dengan uang Rp 500 ribu dirasa kurang cukup untuk pindah kos-kosan. Intinya, pelaku ingin mendapatkan uang lebih,” terangnya.

Yustian meradang. Akhirnya dia nekat memukul kepala Iin dengan palu yang sudah ada di dalam kamar kos. Pelaku pun menggunakan tali sweater untuk menjerat leher korban.

Korban langsung tersungkur bersimbah darah akibat hantaman benda keras di kepalanya. Yustian dan Nissa Regina makin panik. Dengan peralatan seadanya, kedua pelaku langsung membersihkan cururan di lokasi. Mayat Iin pun disembunyikan di dalam lemari untuk menghapus jejak kejahatannya.

“Tersangka perempuan ini tidak melakukan apa-apa (pembunuhan) kepada korban. Akan tetapi, dia yang menyarankan agar korban disimpan dalam lemari,” ujar Indra.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (wiw/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Fakta Baru Pembunuhan Pemandu Karaoke Dalam 13 Adegan Rekonstruksi