alexametrics

Pemkot Solok Deklarasikan Gerakan Bersama Sadar Wisata

23 November 2017, 16:41:21 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat (Sumbar), mendeklarasikan gerakan bersama sadar wisata. Kegiatan yang digelar di Taman Pramuka Pulau Belibis itu sebagai bentuk penegasan sekaligus kesungguhan pihak pemkot untuk membangun sektor pariwisata.

Wali Kota Solok Zul Elfian mengatakan, pengembangan pariwisata tidak bisa lepas dari campur tangan dan dukungan semua pihak. Selain pemerintah dan DPRD, masyarakat dengan kelompok sadar wisata juga harus saling bersinergi.

“Posisi wilayah Kota Solok sangat strategis, tinggal bagaimana kita mengemas segala potensi yang ada sehingga bisa mengundang kehadiran wisatawan domestik maupun mancanegara,” terang Zul Elfian di Taman Pramuka Pulau Belibis, Kamis (23/11).

Deklarasi atau pencanangan gerakan sadar wisata seolah menjadi sebuah pertanda kebangkitan pariwisata kota beras ternama itu. Sejumlah destinasi wisata mulai dibenahi. Seperti Pulau Belibis, taman kota yang berada persis di jantung Pasar Solok. Kemudian Taman Bidadari dan beberapa objek wisata yang tumbuh ditangan masyarakat.

Sejatinya, lanjut Zul Elfian, pengembangan pariwisata tidak harus bergantung pada pembangunan infrastruktur semata. Namun perlu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk siap menjadi tuan rumah yang baik dan ramah dalam menjamu wisatawan.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat melalui kelompok sadar Wisata (Pokdarwis). Dengan adanya kelompok ini, akan sangat membantu pemerintah dalam pengembangam pariwisata kedepannya,” beber Zul.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut Wakil Wali Kota Solok Reinier, Ketua DPRD Solok Yutriscan, Kajari Solok Aliansyah, Dandim 0309 Solok, dan segenap pimpinan OPD dilingkungan Pemkot Solok.

Ketua DPRD Kota Solok Yutriscan mengatakan, potensi alam dengan keragaman budaya dan tradisi yang dimiliki Kota Solok, merupakan anugrah yang mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam sebuah konsep wisata yang terstruktur. Sehingga membawa dampak bagi kemajuan ekonomi masyarakat.

“Konsep wisata yang dikembangkan kedepannya di Kota Solok, tentu merujuk pada adat budaya maupun agama serta kearifan lokal daerah. Sehingga tidak terjadi gesekan atau protes dari masyarakat,” tutur Yutriscan.

Editor : admin

Reporter : (rcc/JPC)


Close Ads
Pemkot Solok Deklarasikan Gerakan Bersama Sadar Wisata