alexametrics

Tak Terurus, Tanaman di Bundaran HI Banyak yang Mati

23 Oktober 2018, 06:50:36 WIB

JawaPos.com – Perawatan fasilitas publik di Jakarta nampaknya masih perlu ditingkatkan. Pasalnya banyak fasilitas yang rusak karena minim perawatan. Seperti yang terlihat di jantung kota, taman di sekitar kolam Bundaran HI yang dulu indah, kini banyak yang layu bahkan mati.

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menyatakan, telah melihat dan memantau selama dua minggu bertepatan saat Car Free Day. Tigor menyayangkan sikap Pemprov DKI yang acuh terhadap perawatan.

“Jadi dua minggu lalu saat saya di Car Free Day, saya lihat pohon sudah mati, sudah gersang berarti kan sudah terjadi sebelumnya. Lalu hari minggu kemarin saya ke sana lagi masih begitu belum dibenahi tembok-temboknya sudah pada rusak pecah-pecah,” jelasnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (22/10).

Tak Terurus, Tanaman di Bundaran HI Banyak yang Mati
Tanaman di Bundaran HI, Jakarta Pusat layu dan mati karena tak terurus. (Dok. pribadi for JawaPos.com)

Bahkan, hal tersebut telah diunggah di akun Facebook pribadinya, namun tetap tidak ada perbaikan yang dilakukan. Malah, Tigor melihat ini seperti pembiaran padahal Bundaran HI menjadi pusat dan wajah kota.

“Harusnya ada tindakan tapi yang nggak ada sampai sekarang, dan itu kan tengah kota, pusat kota, wajah Jakarta, tugu Selamat Datang itu harusnya kan betul-betul diperhatikan,” terang Tigor.

“Kalau di tengah kota kayak gitu, berantakan, sudah repot dong kita nanti kan jadi makin banyak persoalan di kota makin semrawut,” tambahnya.

Sebagai perwakilan dari masyarakat, Tigor meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengurusi penataan kota lebih serius lagi. Sehingga, warga yang beraktivitas sekitar Bundaran HI dapat melihat eloknya Jakarta.

“Tembok-tembok sekelilingnya juga pada keropos didiamkan. Harusnya Dinas Pertamanan yang benahi agar saat Car Free Day warga bisa nyaman,” tandasnya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (rgm/JPC)



Close Ads
Tak Terurus, Tanaman di Bundaran HI Banyak yang Mati