JawaPos Radar

Kasus Penodaan Pancasila

Suara Takbir Bergemuruh Saat Hakim Tolak Praperadilan SP3 Rizieq

23/10/2018, 13:04 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Suara Takbir Bergemuruh Saat Hakim Tolak Praperadilan SP3 Rizieq
PN Bandung tolak praperadilan SP3 kasus penodaan Pancasila yang dilakukan Rizieq. (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Praperadilan SP3 kasus penodaan Pancasila yang diduga dilakukan Rizieq Shihab ditolak. Sebagaimana sebelumnya Polda Jabar telah melayangkan keputusan SP3 kasus tersebut.

Dalam sidang praperadilan yang diajukan Sukmawati Soekarnoputri dengan sah ditolak oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (23/10). Sidang yang dipimpin oleh hakim tunggal Muhammad Razad berjalan dengan lancar.

Ruang sidang satu yang digunakan untuk praperadilan SP3 kasus dugaan penistaan Pancasila penuh oleh anggota FPI. Mayoritas memakai seragam dan atribut FPI. Suasana pembacaan putusan oleh hakim tunggal senyap. Hanya beberapa pengunjung yang sesekali berbisik-bisik namun tidak sama sekali mengganggu pembacaan putusan hakim ketua.

Suara Takbir Bergemuruh Saat Hakim Tolak Praperadilan SP3 Rizieq
Massa FPI kawal putusan sidang praperadilan SP3 kasus penodaan Pancasila yang dilakukan Rizieq. (Siti Fatonah/JawaPos.com)

Sementara suasana di luar ruang sidang, ratusan massa melalukan orasi di depan PN Bandung Jalan LL RE Martadinata Bandung. Ruas jalan sekitar PN pun ditutup sementara hingga sidang praperadilan selesai.

"Satu menolak permohonan praperadilan, dua SP3 dari Polda Jabar atas nama Habib Rizieq Shihab sah," kata Muhammad Razad saat membacakan putusan di PN Bandung, Selasa (23/10).

Usai pembacaan putusan hakim, semua anggota FPI yang berada di ruang sidang mengucap takbir secara saksama. "Takbir, Allahu Akbar! Takbir, Allahu Akbar!" seru anggota FPI di ruang sidang.

Setelah membacakan putusan tersebut, hakim meninggalkan ruang sidang. Anggota FPI pun terus mengucap takbir dan disambut di luar ruang pun melakukan hal yang sama.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, massa di luar ruang sidang langsung bersalawat dan berucap syukur atas tercapainya penolakan praperadilan tersebut. Pasalnya hal itu tidak seharusnya dilakukan oleh pihak Sukmawati dan timnya.

(ce1/ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up