JawaPos Radar

Sopir Main Hp, Bus Hantam Tebing lalu Terbalik

23/08/2018, 08:46 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
kecelakaan bus, bus terbalik, bus kalimantan selatan
Bus dari Samarinda tujuan Banjarmasin terbalik di Paser, Selasa (21/8) malam. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. (Dishub Paser for Kaltim Post/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kecelakaan yang melibatkan bus tujuan Samarinda-Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali terjadi di Paser, Selasa (21/8). Angkutan bermuatan 31 penumpang itu terbalik di perbatasan Kecamatan Kuaro-Batu Sopang atau tepatnya di Gunung Rambutan sekitar pukul 23.30 WITA.

Dari informasi yang dihimpun Kaltim Post (Jawa Pos Group), bus dengan nomor pelat KT 7039 AK dikemudikan Karji Agung Pambudi, 53. Angkutan itu berangkat dari Terminal Bus Samarinda di Samarinda Seberang, sehari sebelum Idul Adha.

Sementara hingga tadi malam, Kasatlantas Polres Paser AKP Syarifah Nurhuda belum memberikan pernyataan. Namun Kabid Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Paser M Guntur mengatakan, saat bus terbalik, kondisi cuaca tengah hujan. Sehingga membuat jalan poros becek dan licin. Kondisi itulah yang diduga menjadi penyebab bus tergelincir.

Dia mengungkapkan, saat lepas kendali, bus sempat menghantam tebing kemudian terbalik. Sopir dan penumpang yang mengalami luka-luka lalu dibawa ke Puskesmas Kuaro. “Tapi tak ada korban jiwa. Hanya luka-luka,” tegasnya kemarin.

Guntur menuturkan, anggota Satlantas Polres Paser sudah memintai keterangan sejumlah saksi mata yang melihat insiden tersebut. “Ada saksi yang melihat, sopir bus saat mengemudi sambil mengoperasikan handphone. Padahal saat itu kendaraan dalam kecepatan tinggi,” bebernya.

Belum lagi, tambah dia, lokasi terjadinya kecelakaan itu berada di tanjakan. Dari hasil pemeriksaan aparat kepolisian, Guntur mengatakan sopir sementara ditetapkan sebagai tersangka karena diduga lalai mengendarai Bus Pulau Indah berwarna kuning itu. Kendaraan pun secepatnya dievakuasi dan diamankan di Polsek Kuaro.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus di Paser bukanlah kali pertama terjadi. Pada 23 Maret 2018 lalu, insiden serupa terjadi di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Paser. Bus yang mengangkut 26 penumpang itu sedianya akan ke Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel. Mereka dari Samarinda untuk menghadiri Haul ke-13 Guru Sekumpul.

Bus nahas itu berangkat dari Samarinda pukul 09.00 WITA. Namun, sekitar pukul 16.00 WITA, rombongan yang harusnya menuju Kalsel justru lurus ke arah Kecamatan Tanah Grogot, Paser.

Sempat berputar-putar di Tanah Grogot karena tak tahu arah jalan, akhirnya bus berbalik menuju Banjarmasin. Namun, baru berjalan 15 kilometer. Tepatnya di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Paser, bus terbalik. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun belasan orang mengalami luka-luka sehingga mereka batal menghadiri haul tersebut.

(fab/jpg/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up