JawaPos Radar

Menekan Laju Inflasi Melalui Tanam Cabai Rawit

23/08/2018, 21:31 WIB | Editor: Budi Warsito
Menekan Laju Inflasi Melalui Tanam Cabai Rawit
TPID Jawa Barat secara simbolis memberikan bibit cabai rawit dalam bantuan program masyarakat peduli inflasi, Kamis (23/8). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Target Pemerintah Republik Indonesia (RI) menekan laju inflasi sebesar 3,50 persen, membuat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Barat (Jabar) berinovasi mencari solusi. Salah satunya dengan cara membagikan ribuan bibit cabai rawit di 7 daerah di Jabar, termasuk Kota Cirebon.

Deputi Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat, Ismet Inono saat berkunjung di Balai Kota Cirebon mengungkapkan, selama kurun waktu beberapa bulan terakhir, cabai rawit memberikan andil besar inflasi di Jawa Barat.

Dengan begitu, dia yakin, pemberian bibit cabai rawit kepada pemerintah daerah tersebut bisa menahan laju inflasi di Jawa Barat, khususnya Kota Cirebon.

Menekan Laju Inflasi Melalui Tanam Cabai Rawit
TPID Jawa Barat secara simbolis memberikan bibit cabai rawit dalam bantuan program masyarakat peduli inflasi, Kamis (23/8). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)

"Inflasi Jawa Barat saat ini sudah di angka 3,47 persen. Cabai rawit ini menyumbang inflasi cukup besar. Untuk itu, kami beri Kota Cirebon bibit cabai untuk ditanam," ungkapnya usai memberikan bantuan program bibit cabai rawit, Kamis (23/8).

Tingginya permintaan pasar akan kebutuhan cabai rawit, berdampak besar penyebab inflasi. Selain itu, kata Ismet, berdasarkan survei kebutuhan hidup layak, hampir semua makanan mengandung cabai.

Sehingga, menyiasati masalah demikian, masyarakat jangan bergantung pada ketersediaan pasokan cabai rawit di pasar. Melainkan, bisa membudidayakan sendiri tanaman cabai di lingkungan perumahan.

Sejauh ini, TPID Jabar bersama Bank Indonesia berupaya agar laju inflasi sesuai target pemerintah yakni 3,50 persen. Sejauh ini, TPID Jabar berencana menyalurkan 7 ribu bibit tanaman cabai rawit. Akan tetapi, baru tersalurkan 5 ribu bibit.

"Kenapa Kota Cirebon, karena kota ini salah satu kota peduli inflasi," kata Ismet.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Asep Dedi menilai upaya menekan inflasi melalui penanaman bibit cabai rawit itu sangat strategis. Mengingat selama ini cabai merupakan komoditas bahan makanan yang rawan mengalami kenaikan harga di saat permintaan masyarakat tinggi.

Dia menambahkan, Kota Cirebon sejauh ini sudah memiliki kampung pengendali inflasi yang didorong untuk menanam cabai rawit.

Ribuan bibit cabai rawit itu akan ditanam di kebun atau di sekitar halaman pemukiman rumah warga dengan menggunakan media polibeg.

"Bantuan seribu bibit cabai rawit ini akan dibagikan ke kelurahan-kelurahan. Agar bisa dibudidaya dengan baik," kata Sekda.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up