JawaPos Radar

Dana Desa Tahap Tiga di Malang Macet

23/08/2018, 22:13 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Dana Desa
ILUSTRASI: Dana Desa (DD) tahap tiga di Malang hingga kini tidak jelas juntrungnya. (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Dana Desa (DD) tahap tiga di Malang hingga kini tidak jelas juntrungnya. Terlebih hinga pertengahan Agustus, dana desa yang seharusnya bisa dicarikan Juli tersebut belum satupun pemerintah desa di Kabupaten Malang yang sudah mencairkannya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji menyampaikan, pencairan DD tahap ketiga masih menunggu usulan dari pemerintah desa.

Usulan ini bisa diajukan setelah capaian realisasi penggunaan DD tahap pertama dan kedua sudah mencapai 75 persen. Artinya, hingga pertengahan ini, serapan anggaran DD di 378 desa yang ada di Kabupaten Malang masih belum mencapai 75 persen. "Belum ada yang serapan dananya 75 persen," bebernya, Kamis (23/8). 

Dia melanjutkan, sesuai dengan ketetapan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, pencairan dana desa dibagi menjadi tiga.

Masing-masing yakni 20 persen untuk pencairan tahap pertama, 40 persen tahap kedua, dan 40 persen pada tahap ketiga. 

Data DPMD mencatat, jumlah dana desa yang sudah tersalurkan dari rekening kas umum daerah (RKUD) kepada rekening kas desa (RKD) untuk tahap pertama sudah dicairkan 100 persen.

"Tahap kedua juga sudah 100 persen, jadi total sebesar 60 persen yang sudah tersalurkan," mantan Camat Pakisaji tersebut.

Total anggaran DD sebesar Rp 314.215.308.000, artinya jumlah DD yang sudah tersalurkan sebesar Rp 188.529.184.800. Sisanya DD tahap ketiga yang belum dicairkan nilainya sebesar Rp 125.686.123.200.

Selain belum adanya laporan capaian kegiatan yang dari pemerintah desa, Suwadji menyebut bahwa anggaran DD tahap ketiga belum tersalurkan dari rekening kas umum negara (RKUN) ke rekening kas umum daerah (RKUD).

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up