JawaPos Radar

Polda Riau Kirim Satu Kompi Brimob ke Palembang

23/07/2018, 18:45 WIB | Editor: Budi Warsito
Polda Riau Kirim Satu Kompi Brimob ke Palembang
Ilustrasi personel Brimob (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polda Riau akan mengirim satu kompi atau sekitar 100 orang personel Brimob ke Palembang, Sumatera Selatan. Pengiriman pesonel itu, bertujuan untuk pengamanan gelaran Asian Games 2018.

"Kita membackup pengamanan anggota Brimob di Palembang. Dikirim kesana hanya satu kompi saja," kata Kapolda Riau, Irjen Nandang di Pekanbaru, Senin (23/7).

Selain membantu pengamanan di provinsi tetangga, Polda Riau juga fokus pengamanan di Riau. Sebab, Riau juga menjadi salah satu jalur yang akan dilintasi api obor Asian Games 2018. Kirab obor ini rencananya akan diarak di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak, pada 1-2 Agustus mendatang.

Polda Riau katanya, siap mengamankan pawai obor yang akan berlangsung selama dua hari itu. Nantinya, seluruh personel akan dikerahkan agar tercipta suasana aman dan kondusif saat acara berlangsung. "Pengamanan disini seluruh kekuatan ikut mengamankan, apapun satuan fungsinya harus ikut mengamankan," kata dia.

Nandang mengatakan, bukan hanya polisi saja yang akan melakukan pengamanan. Instansi lainnya seperti TNI juga dilibatkan.

Selama di Riau, api obor akan diarak keliling Kota Pekanbaru dan Siak. Riau merupakan jalur ke-27 yang dilewati api obor Asian Games, setelah start pada 15 Juli 2018 di Delhi India dan pada jalur ke-18 masuk provinsi di Indonesia. Setiba di Pekanbaru pada 1 Agustus mendatang, obor akan menuju Kabupaten Siak. Di hari kedua, obor diarak berkeliling di Pekanbaru selama 2-3 jam, lalu menuju Sumatera Barat.

Selain pengamanan obor kata Nandang, pihak Polda Riau juga diwanti-wanti oleh Presiden agar tidak adanya kebakaran hutan. Dia pun komit dengan ini. Polres jajaran, diminta untuk sigap dalam mengantisipasi kebakaran hutan ini. "Kebakaran hutan akan mengganggu kelancaran Asian Games 2018. Itu diwanti-wanti presiden, agar tak terjadi kebakaran. Kita berupaya untuk mengantisipasinya," ujar dia.

Pihaknya berjanji akan menindak tegas apabila masyarakat maupun koorporasi yang terbukti melakukan kebakaran hutan dan lahan. "Unsur kesengajaan harus dibuktikan. Tugas pertama kita memadamkan dan mendinginkan. Kemudian melakukan penyelidikan, lahan ini punya siapa," tegasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up