JawaPos Radar

Gunakan Sukuk Negara, IAIN Solo Bangun Dua Gedung Baru

23/07/2018, 14:21 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
IAIN Solo
DIBANGUN: Rektor IAIN Solo, Mudofir melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru menggunakan pembiayaan Sukuk Negara, Senin (23/7). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Solo melakukan pembangunan dua gedung baru yakni gedung Pendidikan Terpadu dan gedung Pusat Bahasa. Anggaran untuk pembangunan kedua gedung dengan total nilai mencapai Rp 40 miliar tersebut melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara.

Pembangunan dua gedung baru tersebut dimulai Senin (23/7) dengan diadakan groundbreaking atau peletakan batu pertama. 

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman menjelaskan, pembiayaan menggunakan SBSN ini merupakan sinergi kebijakan Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perencanaan, Pembangunan Nasional (Bappenas).

Untuk IAIN sendiri, pembangunan dengan menggunakan SBSN ini sudah kedua kalinya. Yang pertama adalah untuk pembangunan gedung pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEB). 

"Secara umum pembiayaan SBSN untuk proyek di lingkungan Kementerian Agama sudah dilakukan sejak tahun 2014. Dan sampai dengan tahun 2018 total pembiayaan mencapai 6,34 triliun," terangnya saat memberikan sambutan, Senin (23/7).

Pembangunan tersebut meliputi, pembangunan proyek asrama haji, kantor urusan agama dan manasik haji. Kemudian untuk pembangunan Madrasah serta perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri. Sedangkan untuk pembangunan gedung perkuliahan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sudah dilakukan sejak tahun 2015. 

Dengan jumlah pembiayaan mencapai Rp 3,53 triliun terhitung sampai tahun 2018 ini. "Ada 54 PTKIN yang sudah menggunakan SBSN untuk pembangunannya, jumlah tersebut dari total sebanyak 57 PTKIN," urainya.

Dengan adanya pembangunan ini, Luky berharap pelaksana proyek bisa menyelesaikannya sesuai tepat waktu. Selain itu, agar sarana dan prasarana yang ada dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk melahirkan mahasiswa berintegritas tinggi dan berdaya guna. 

Pada kesempatan yang sama, Rektor IAIN, Mudofir berharap dengan pembangunan dua gedung baru ini bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para mahasiswa baru. Menurutnya, selama ini antusiasme mahasiswa sangat tinggi untuk berkuliah di IAIN.

"Sampai September 2018 nanti jumlah mahasiswa di IAIN sudah mencapai 15 ribu orang. Dengan tingginya animo ini, IAIN juga memberikan kontribusi kepada bangsa," katanya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up