alexametrics

Begini Reaksi Menteri Yohana Saat Dihadiahi Baling-baling Bambu

23 Juli 2018, 11:19:20 WIB

JawaPos.com — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, tak menyangka diberi hadiah baling-baling bambu atau kitiran oleh dua bocah perempuan saat menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 di Jawa Timur yang dipusatkan di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Senin pagi (23/7).

Dua bocah berusia 10 tahun, mengenakan busana khas Jawa Timur. Si lelakinya mengenakan beskap lengkap sementara bocah perempuan kenakan kebaya putih dan penutup kepala. Menteri Yohana bukan tanpa sebab diberi hadiah, meski hanya sebuah baling-baling bambu.

Hadiah itu diberikan lantaran Yohana berhasil menjawab pertanyaan soal makanan khas Jawa Timur. Yakni rujak cingur. “Karena Mama Yo bisa menjawab pertanyaan, kami beri hadiah kitiran,” kata salah satu anak, ketika menyambut kedatangan Yohana.

Begini Reaksi Menteri Yohana Saat Dihadiahi Baling-baling Bambu
Gubernur Jatim, Soekarwo beserta istri dan Menteri Yohana, saat memain baling-baling bambu atau kitiran, di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Senin (23/7) (Tika Hapsari/jawapos.com)

Dengan wajah berseri-seri, Yohana menerima kitiran tersebut dan memainkannya bersama dengan tiga ribu peserta peringatan HAN yang memadati Kebun Raya Purwodadi. Hadir pula pada kesempatan itu, Gubernur Jatim, Soekarwo beserta istri, Nina Kirana Soekarwo.

Ketua Pelaksana kegiatan, Sri Budiarta Nur Sitepu, menjelaskan, kegiatan ini diikuti 3.500 peserta. Mereka berasal dari anak-anak dan dewasa. Berasal dari perwakilan PAUD hingga SMA se-Jatim. Selain itu, juga ada perwakilan orang dewasa. Forum Anak Nasional (FAN) juga tampak hadir.

Beberapa penyandang disabilitas juga terlihat hadir. “Perwakilan anak dari seluruh provinsi di Jawa Timur, semuanya hadir dalam kegiatan ini,” kata Sri Budiarta. Dia menjelaskan, berbeda dengan pelaksanaan HAN tahun lalu, tahun ini, anak tidak hanya sebagai peserta. Namun juga pelaksana. Mulai dari pembawa acara, pengisi acara hingga pembaca doa, semua dilakukan oleh anak. “Semua dilakukan oleh anak, sehingga mereka lebih bertanggung jawab,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan HAN 2018 ini, ditampilkan beragam kesenian mulai tingkat Jawa Timur hingga internasional. Misalnya saja pertunjukan reog Ponorogo dari SMPN 2 Ponorogo, sinden pemenang lomba di Hongkong. Ada juga pawai jimbe yang mengiringi kedatangan Yohana.

Selain itu, juga ada penampilan permainan tradisional, egrang yang diiringi perkusi dari Ledokombo, Jember. Egrang dan perkusi dari Ledokombo ini juga sudah memiliki prestasi tingkat internasional.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (tik/JPC)



Close Ads
Begini Reaksi Menteri Yohana Saat Dihadiahi Baling-baling Bambu