alexametrics

Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Bali Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

23 Juni 2022, 09:24:24 WIB

JawaPos.com–Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali minta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang kasusnya telah ditemukan di Pulau Dewata.

”Meskipun Bapak Presiden memberikan relaksasi dan pelonggaran, tidak serta merta kita bisa bebas sebebas-bebasnya,” kata Sekretaris Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Made Rentin seperti diansir dari Antara di Denpasar.

Rentin mengingatkan, pelonggaran pemakaian masker hanya ketika berada di ruang terbuka dan tidak ada potensi kerumunan. Strategi kedua untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan mengoptimalkan capaian vaksinasi booster (penguat).

”Meskipun capaian vaksin booster kita sudah 70 persen lebih dan tertinggi di seluruh Indonesia, kita tidak boleh berhenti sampai di sini, karena masih ada komponen yang perlu disasar lagi, misalnya kelompok lansia,” ucap Made Rentin yang juga Kepala Pelaksana BPBD Bali itu.

Terkait target pencapaian vaksinasi penguat, lanjut Rentin, sebelumnya Gubernur Bali Wayan Koster menggariskan sekurang-kurangnya pada Hari Jadi Provinsi Bali pada 14 Agustus persentasenya bisa menyamai capaian vaksinasi dosis satu dan dua yang sudah 100 persen.

”Kita berharap dan memasang ekspektasi siapa tahu bisa saat kita berulang tahun pada Hari Jadi Provinsi Bali. Salah satu kado istimewa yang diterima seluruh masyarakat Bali adalah capaian vaksinasi booster bisa sesuai target,” ucap Made Rentin.

Gubernur Bali, menurut Made Rentin, tidak memasang angka persentase tertentu seperti pada saat awal booster, tetapi sedapat mungkin terus dipacu dan dioptimalkan capaian vaksinasi penguat. Dia pun berharap agar segera ada kebijakan pemberian vaksin penguat bagi anak-anak di bawah umur 18 tahun.

Meskipun di Pulau Dewata sudah ditemukan kasus Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, menurut Rentin, hingga saat ini, kasusnya tidak terlalu tinggi dibandingkan saat awal-awal Omicron ada di Bali.

”Demikian pula untuk kasus terkonfirmasi positif, sejauh ini tidak ada yang bergejala sedang atau berat. Sebagian besar tanpa gejala atau setidak-tidaknya gejala ringan,” tutur Made Rentin.

Pada Rabu (22/6), dilaporkan ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 51 orang dan pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak 32 orang. Dari 395 kasus aktif Covid-19 di Provinsi Bali, yang dirawat di RS rujukan sebanyak 35 orang (8,86 persen) dan yang isolasi mandiri 360 orang (91,14 persen).

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads