JawaPos Radar

Tes Psikologi Segera Diterapkan saat Pengurusan SIM

23/06/2018, 08:02 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Tes Psikologi Segera Diterapkan saat Pengurusan SIM
Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dalam waktu dekat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru memberlakukan tes psikologi sebagai salah satu syarat pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Baik pembuatan SIM baru, perpanjangan maupun naik golongan.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser menyebut, sebelumnya tes psikologi hanya berlaku bagi pemegang SIM umum. Namun dengan berbagai pertimbangan, tes psikologi itu segera diterapkan di semua pembuatan lisensi berkendara ini.

"Psikologi sangat mempengaruhi tindakan seseorang dalam berkendara, karena itu kita berharap dengan adanya tes psikologi bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas," ungkap Rinaldo, Jumat (22/6).

Lebih lanjut Rinaldo menjelaskan, persyaratan tes psikologi ini dalam penerbitan SIM tersebut merupakan amanah dalam Pasal 81 ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan sebagaimana yang dituangkan dalam Pasal 36 Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

"Aturan itu menyebutkan bahwa salah satu persyaratan penerbitan SIM adalah kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani," terangnya.

Untuk pemeriksaan kesehatan rohani dilakukan dengan materi tes yang akan menilai beberapa aspek antara lain kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan penyesuaian diri, stabilitas emosi dan ketahanan kerja.

"Penguji tes psikolog nantinya dari Polda Riau yang merupakan bagian pembinaan dan pengawasan," ucapnya.

Sebelum tes psikologi ini diterapkan oleh Satlantas Polresta Pekanbaru, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi. Tes psikologi ini nantinya akan ada uji kemampuan penyesuaian diri hingga kemampuan konsentrasi calon pengendara.

"Oleh karena itu meskipun pemohon SIM sudah berusia 17 tahun (usia minimum dapat memiliki SIM) namun belum tentu bisa mendapatkan SIM," pungkasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up