alexametrics

Satu Positif, 62 Pegawai Dispendukcapil Tulungagung Jalani Rapid Test

23 Mei 2020, 02:47:26 WIB

JawaPos.com–Sebanyak 62 pegawai di lingkungan Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjalani rapid test masal pada Jumat (22/5). Itu dilakukan setelah salah satu pegawai terkonfirmasi reaktif infeksi berdasar hasil tes cepat acak yang dilakukan tim epidemologi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung dua hari sebelumnya.

”Kami lakukan rapid test terhadap seluruh pegawai di dinas tersebut untuk mengetahui ada tidaknya penularan di lingkungan kerjanya. Sebab sebelumnya, mereka diketahui melakukan rapat bersama pada Senin (18/5),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung Galih Nusantoro seperti dilansir dari Antara.

Dari 62 yang telah diambil sampel darahnya untuk diuji menggunakan alat rapid test Covid-19 itu, hasilnya dua orang pegawai terkonfirmasi reaktif infeksi. Yakni AN asal Desa Sodo, Kecamatan Pakel dan TN asal Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol. Mereka langsung diberlakukan kebijakan karantina di Rusunawa IAIN Tulungagung hingga 14 hari, menyusul rekan kerjanya, EM yang lebih dulu terkonfirmasi reaktif pada rapid test acak yang digelar tim epidemologi dua hari sebelumnya (Rabu, 20/5) di swalayan Golden, Tulungagung.

Setelah masuk Rusunawa IAIN Tulungagung, lanjut Galih, ketiga ASN (aparatur sipil negara) ini dijadwalkan menjalani swab tenggorokan untuk memastikan apakah mereka terpapar virus Sars-Cov-2 atau tidak.

”Temuan ini akan menjadi kajian kepala daerah untuk mencegah penularan lebih lanjut virus korona ini ke lingkungan kepegawaian yang lain. Insya Allah, keputusan bupati Tulungagung akan diumumkan Senin (25/5),” terang Galih.

Menurut Galih, keputusan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo pada Senin itu akan menentukan apakah seluruh pegawai akan diberlakukan kebijakan WFH (work from home) atau tidak. Termasuk bagaimana mekanisme pelayanan publik bakal diselenggarakan apabila keputusan WFH jadi diberlakukan terhadap seluruh pegawai Dispendukcapil.

Selain lingkungan pegawai, tracing juga dilakukan ke lingkungan keluarga masing-masing ASN bersangkutan. Total ada 15 orang yang dilakukan rapid test dari lingkungan keluarga atau kontak dekat ASN tersebut. Hasilnya semuanya dinyatakan negatif atau non reaktif.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads