alexametrics

Pengunjung Pasar Dawe, Kabupaten Kudus, Dinyatakan Reaktif Korona

23 Mei 2020, 14:16:54 WIB

JawaPos.com–Pelaksanaan tes cepat (rapid test) korona dengan sasaran pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diperoleh hasil satu orang yang merupakan pengunjung di Pasar Dawe, reaktif korona. Pengunjung pasar yang dinyatakan reaktif korona itu diminta melakukan karantina mandiri.

”Dari 151 warga yang menjadi sasaran tes cepat korona, diperoleh hasil 150 orang dinyatakan non reaktif dan satu orang reaktif yang merupakan pengunjung Pasar Dawe,” kata Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi seperti dilansir dari Antara di Kudus pada Sabtu (23/5).

Dia mengungkapkan, pelaksanaan tes cepat korona hari ini (23/5), berlangsung di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Bitingan, Pasar Dawe, dan Pasar Bareng. Masing-masing pasar dialokasikan 50-an alat rapid test, meskipun kenyataan di lapangan jumlah peminat tes cepat korona melampaui alokasi alat yang disiapkan.

”Pengunjung yang dinyatakan reaktif juga ditindaklanjuti tim Puskesmas untuk kepastian karantina mandirinya,” ujar Andini.

Hingga kini, tercatat sudah ada delapan orang yang hasil tes cepat korona reaktif, yang pertama pengunjung Ramayana Mall Kudus pada Jumat (22/5), kemudian hari ini (23/5) pengunjung Pasar Dawe, dan sebelumnya pengunjung Pasar Kliwon ada enam orang.
Kegiatan tes cepat korona di sejumlah tempat keramaian, merupakan program Pemkab Kudus untuk mendeteksi lebih dini dengan melakukan pemilahan masyarakat yang berpotensi terpapar korona. Sebab, rapid test hanya pemeriksaan penyaring atau skrining untuk mendeteksi keberadaan antibodi IgM (Immunoglobulin M) dan IgG (Immunoglobulin G) yang dihasilkan tubuh ketika terpapar virus korona.

Sejak awal, kata Andini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus berencana melakukan swab (usap) atau tes PCR atau polymerase chain reaction untuk mendeteksi keberadaan material genetik virus korona terhadap peserta tes cepat yang hasilnya dinyatakan reaktif virus korona.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads