alexametrics

22 Petugas RSUD Lagaligo Luwu Timur Terpapar Covid-19

23 Mei 2020, 19:42:11 WIB

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan merilis penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur (Lutim). Pada Jumat (22/5) penambahan mencapai 44 orang dan 22 orang di antaranya merupakan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lagaligo.

”Dari jumlah 44 positif Covid-19 di Luwu Timur, 22 orang petugas RS Lagaligo, mulai satpam, petugas ICU, dan perawat ruang rawat inap. Tidak ada dokter pada pasien ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Ichsan Mustari seperti dilansir Antara di Makassar pada Sabtu (23/5).

Dia menyampaikan, kebanyakan dari mereka telah melakukan isolasi di rumah karena menjadi kategori pasien OTG (orang tanpa gejala), sehingga mereka juga dipersiapkan untuk mengikuti Rekreasi Duta Covid-19 di Makassar. ”Kita sudah koordinasi dengan Pemerintah Lutim agar mereka ini (OTG) disiapkan untuk dimasukkan ke Makassar. Kita harapkan mereka cepat pulih,” ujar Ichsan.

Ichsan mengatakan, delapan di antara 44 orang penambahan kasus Covid-19 di Luwu Timur merupakan karyawan dari PT Vale. Dia telah meminta dinas kesehatan setempat untuk lebih ketat menerapkan protokol kesehatan. Apalagi terdapat bandara di Luwu Timur.

”Saya sudah sampaikan ke Dinkes setempat bahwa protokol kesehatan penting apalagi ada bandara, penguatan harus dilakukan begitu pula dengan pemantauan. Tetapi memang yang positif ini mereka terlokalisir artinya tidak menyebar, upaya kita memang melokalisir mereka,” terang Ichsan.

Pada Jumat (23/5), Dinkes Sulsel mencatat penambahan pasien di Sulsel mencapai 72 orang dan pasien sembuh 19 orang. Selain 44 orang positif di Kabupaten Luwu Timur, penambahan di kabupaten/kota lainnya yakni 21 orang dari Kota Makassar, Kabupaten Enrekang dua orang dan masing-masing satu orang di Kabupaten Gowa, Maros, Belopa, Kota Parepare, serta satu orang asal Sulawesi Tengah.

Selain itu, Ichsan juga membenarkan adanya 16 petugas kesehatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo yang terpapar korona. ”Betul ada 16 di Wahidin, mereka isolasi rumah karena mereka tidak punya penyakit komorbit dan segera akan diikutkan karantina di hotel,” ujar Ichsan.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads