alexametrics

Jatim Satu-satunya Provinsi yang Punya Perda Soal Pekerja Migran

23 Maret 2022, 23:21:01 WIB

JawaPos.com–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menyatakan, disahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perda dinilai tepat guna memberikan kepastian dan perlindungan hukum ke pekerja migran.

Jubir Fraksi PDI Perjuangan Daniel Rohi mengatakan, Jatim merupakan penyumbang terbesar PMI. Sehingga Provinsi Jatim perlu menata agar para PMI Jatim memperoleh segala hak dan dapat melaksanakan kewajiban dengan baik.

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, jumlah PMI sebanyak 72.624 orang pada 2021. Dari jumlah tersebut terbanyak dari Jatim sebanyak 28.810 orang atau 39,6 persen dari total PMI.

”Dari jumlah tersebut 9 dari 10 PMI bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Sedangkan sekitar 10 persen sisanya bekerja sebagai pengasuh,” kata Daniel Rohi pada Rabu (23/3).

Fraksi PDI Perjuangan memandang langkah penyusunan Raperda itu sangat tepat untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi para pahlawan devisa. ”Raperda ini diharapkan memberi landasan bagi Pemprov Jatim untuk mencegah terjadinya pengiriman tenaga PMI secara ilegal yang berpotensi meningkatkan risiko bagi para PMI,”  jelas Daniel Rohi.

Daniel mencatat permasalahan utama kepulangan PMI asal Jatim ada sembilan. Yakni, pulang atas kemauan sendiri (23,20 persen), sakit (19,22 persen), tak mampu bekerja (16,23 persen), bermasalah dengan majikan (14,26 persen), PHK (12,61 persen), bermasalah dengan keluarga (9,23 persen), majikan meninggal (4,50 persen), tidak sesuai dengan perjanjian kerja (2,30 persen), dan deportasi (1,50 persen).

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: