alexametrics

Tahun Ini, PT MRT Targetkan Pendapatan Non-Tiket Capai Rp 100 Miliar

23 Maret 2019, 10:45:31 WIB

JawaPos.com – Sesuai jadwal, Moda Raya Terpadu (MRT) akan beroperasi secara komersial mulai awal April mendatang. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan pada 24 Maret esok.

PT MRT Jakarta sendiri telah menyiapkan strategi untuk memperoleh pendapatan tidak hanya dari tiket saja. Tetapi juga dari non-fare box, seperti dari properti dan iklan.

Direktur Keuangan PT MRT Jakarta Tuhiyat menyatakan, pendapatan non-fare box atau pendapatan non-tiket ditargetkan mencapai Rp 100 milliar pada 2019. Angka ini sudah ada dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

Pendapatan ini diperoleh dari retail yang menyewa lahan di stasiun MRT, ikaln, hingga naming rights dari stasiun-stasiun yang dikelola oleh PT MRT Jakarta. Naming rights sendiri ada di empat stasiun yakni Stasiun Dukuh Atas BNI, Stasiun Setiabudi Astra, Stasiun Istora Mandiri, dan Stasiun Sisingamangaraja Asean.

Namun khusus untuk Stasiun Sisingamangaraja Asean, naming rights diberikan secara gratis kepada Asean atas permintaan Pemerintah Pusat dengan tujuan diplomatik.

“Ada satu yang belum perjanjian kerja sama tapi sudah hampir dipastikan yaitu Stasiun Lebak Bulus Grab, (stasiun) lainnya dalam proses,” ucap Tuhiyat saat dikonfirmasi, Sabtu (23/3).

Untuk diketahui, kontrak naming rights antara PT MRT Jakarta dengan mitra terkait memiliki jangka waktu lima tahun dengan opsi perpanjangan kontrak lima tahun. Menurutnya, nilai kontrak masing-masing stasiun berbeda-beda tergantung letak dan besar dari stasiun tersebut.

“Dukuh Atas tentu beda dengan Bendungan Hilir karena Dukuh Atas itu Hub (pusat). Saya tidak bisa memastikan berapa keseluruhan karena ini harus diverifikasi oleh tim,” jelasnya.

Untuk kerjasama, PT MRT Jakarta telah membuka 15 retail di 10 stasiun MRT dan masih akan ada delapan retail baru di tiga stasiun yaitu Stasiun Haji Nawi, Stasiun Blok A, dan Stasiun Sisingamangaraja Asean. Tuhiyat menyatakan pendapatan non-fare box akan digunakan pengembangan kawasan TOD serta pengelolaan prasarana MRT yang mencapai Rp 192 miliar.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria



Close Ads
Tahun Ini, PT MRT Targetkan Pendapatan Non-Tiket Capai Rp 100 Miliar