alexametrics

Konflik Taksi Online dan Konvensional, Polisi: Cari Makan Masak Ribut

23 Maret 2019, 11:40:30 WIB

JawaPos.com – Keributan antara pengemudi taksi online dan konvesional kembali terjadi. Tepatnya di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (21/3) malam. Sebelumnya pada Minggu (17/3) pagi, perkelahian juga terjadi di pintu gerbang Barat Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki merespons konflik tersebut. Ia mengingatkan kepada driver taksi online dan konvensional untuk bisa menahan diri.

Keributan yang selama ini kerap terjadi harusnya bisa dijadikan pelajaran bagi kedua belah pihak. Keduanya sama-sama menjadi korban yang berujung pada terhambatnya dalam mengais rejeki.

“Ini sama-sama cari makan, harusnya bisa saling memahami. Apalagi di Batam ini masih bersaudara semua, masih serumpun. Cari makan masak ribut terus,” kata Hengki di Batam, Sabtu (23/3).

Pihak driver online dan konvensional seharusnya bisa menghargai kesepakatan bersama yang dibuat sebelumnya. Jika kedua pihak bisa sama-sama menaati aturan, Hengki yakin situasi di Batam akan kondusif dan menguntungkan banyak pihak.

Hengki cukup menyayangkan keributan antara driver taksi online dan konvensional terus terjadi. Bahkan dalam seminggu bisa sampai dua kali. Kondisi ini membuat banyak pihak dirugikan. Sebab Batam yang tengah diupayakan menjadi kota pariwisata harus menyajikan kondisi yang aman dan nyaman untuk pendatang.

Tapi Yang terjadi adalah penyedia jasa transportasi justru terlibat keributan yang tidak berujung. “Kondisi di lapangan memang terbatas. Seharusnya itu bisa dipahami agar tidak bentrok seperti ini,” harap Hengki.

Hengki mengingatkan kepada pengemudi taksi online agar bisa mematuhi titik penjemputan yang telah disepakati bersama. Sehingga tidak memancing amarah dari pengemudi taksi konvensional.

Dalam kesepakatan sebelumnya, ada 41 titik penjempuatan yang bisa diakses para driver online. Termasuk di kawasan strategis seperti di pelabuhan dan bandara.

Kemudian kepada para sopir taksi konvensional, diminta jangan bertindak di luar ketentuan . Karena hal tersebut hanya akan membawa kerugian bagi banyak pihak.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Bobi Bani


Close Ads
Konflik Taksi Online dan Konvensional, Polisi: Cari Makan Masak Ribut