alexametrics

Khofifah Ragukan Jual Beli Jabatan di Kemenag

23 Maret 2019, 15:08:11 WIB

JawaPos.com – Polemik kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) masih hangat dibicarakan. Termasuk di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim. Bahkan, Khofifah disebut-sebut ikut merekomendasikan Haris Hasanudin agar menjadi Kepala Kanwil Kemenag Jatim. Hal itu berdasarkan pernyataan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

Selain menepis ‘nyanyian’ Rommy, Khofifah juga meragukan adanya indikasi jual beli jabatan. Bahkan hal itu disebutkan sudah tidak ada sejak era Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Menurut Khofifah, ada prosedur resmi yang menetapkan Haris Hasanudi menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. Pertama, proses rekrutmen, open biding, hingga assesment dan pengambilan keputusan. Tim seleksi yang menentukan seseorang berhak menjabat di instansi pemerintah.

Khofifah yakin tim seleksi itu terdiri dari orang-orang yang mumpuni untuk mengambil keputusan. “Saya kira itu juga yang dilakukan di kementerian-kementerian era Pak Jokowi. Seluruh proses rekrutmen eselon dua dan satu, semuanya harus melalui open biding,” kata Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu (23/3).

Khofifah juga menegaskan hal serupa berlaku di pemerintahannya. Dia menyatakan, tidak akan ada jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Untuk itu, Khofifah menyatakan siap memberikan keterangan terkait kasus dugaan jual beli jabatan yang menyeret Rommy, Haris Hasanudin, dan Muhammad Muafaq Wirahadi.

“Kami harus support apa yang dilakukan KPK. Itu dalam rangka membangun kepercayaan kepada masyarakat. Saya siap untuk menyampaikan klarifikasi,” tegas Khofifah.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Aryo Mahendro

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Khofifah Ragukan Jual Beli Jabatan di Kemenag