alexametrics
Penertiban PKL

Lempari Satpol PP Dengan Conblock, Pemulung Tanah Abang Jadi Tersangka

23 Januari 2019, 17:23:38 WIB

JawaPos.com – Jumlah tersangka bentrokan antara Satpol PP dengan Pedagang Kaki Lima di Tanah Abang beberapa waktu lalu kembali bertambah. Polsek Metro Tanah Abang kembali menetapkan seorang tersangka pemicu bentrokan.

Pelaku yang diduga sebagai provokator berinisial AM, 42, itu diamankan di wilayah Tanah Abang, Minggu (20/1). Diketahui, setiap harinya pelaku bekerja sebagai pemulung di wilayah Pasar Tanah Abang.

“Satu orang tersangka lagi sudah kami tangkap. Inisialnya AM. Dia bekerja sebagai pemulung. Bukan warga sini. Asalnya dari Cirebon,” kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono saat dikonfirmasi, Rabu (23/1).

AM menjadi tersangka karena terbukti menyerang personel Satpol PP saat para PKL di Tanah Abang menolak ditertibkan. Hal itu diketahui usai polisi memeriksa beberapa saksi dan video yang sudah beredar di media sosial.

“Ya benar. Tersangka melempar mobil Satpol PP dengan conblock,” tambahnya.

Sebelumnya Polsek Tanah Abang menangkap dua tersangka bernisial EW, 27, dan SE, 54. Kedua pedagang itu terbukti memprovokasi dan melawan petugas Satpol PP yang tengah bertugas menertibkan para lapak PKL.

Lukman mengatakan, para tersangka melanggar ketentuan pasal 212 KUHP tentang Perbuatan Melawan Aparat Hukum. Dengan ancaman hukuman maskimal 1 tahun 4 bulan penjara. Sehingga total saat ini sudah ada tiga tersangka.

Para tersangka memprovokasi pedagang lain di kawasan Tanah Abang untuk menyerang petugas Satpol PP saat menertibkan lapak PKL yang berjualan di atas trotoar.

“Barang bukti yang diamankan ada rekaman video. Kemudian ada tongkat, batu buat yang dilemparkan ke mobil patroli Satpol PP, termasuk kendaraan satpol PP yang spionnya pecah,” jelasnya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Wildan Ibnu Walid


Close Ads
Lempari Satpol PP Dengan Conblock, Pemulung Tanah Abang Jadi Tersangka