alexametrics
Jasadnya Diikat Kawat, Dibuang, Lalu Dibakar

Keji! Meskipun Nyawa Inah Sudah Melayang, Pelaku Kembali Memerkosanya

23 Januari 2019, 15:49:13 WIB

JawaPos.com- Penyebab kematian Inah Antimurti, 20, akhirnya terungkap. Perempuan yang ditemukan tewas dalam kondisi sekujur tubuh hangus di Ogan Ilir (OI) itu dibunuh secara sadis. Bahkan para pelaku sempat memerkosa Inah berulang kali.

Nyawa Inah melayang di tangan lima orang pelaku. Empat orang berhasil dibekuk tim gabungan Polda Sumsel, Polres OI, dan Polres Muaraenim. Sedangkan satu pelaku masih kabur.

Rabu siang (23/1), Polda Sumsel memamerkan empat tersangka pembunuhan keji itu kepada wartawan. Empat pelaku masing-masing adalah Feri, 30; FB, 16; Abdul Malik, 22; dan DP, 16. Sedangkan pelaku yang buron berinisial A.

Pembunuhan sadis ogan ilir
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara (tengah) saat menceritakan kronologi pembunuhan Inah Antimurti, Rabu (23/1). (Alwi Alim/ JawaPos.com)

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan, pembunuhan sadis itu berawal saat korban pergi ke Daerah Gelumbang, Muaraenim, Sumsel. Inah kemudian ditelepon oleh pelaku A. A merupakan teman Inah semasa sekolah.

Pada percakapan telepon itu, Inah diminta agar datang ke rumah kontrakan A yang berada di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Muaraenim, Sumsel.

“Di kontrakan pelaku (A, Red) sudah ada empat pelaku lain yang sudah menunggu,” jelas Zulkarnain kepada awak media.

Setibanya di kontrakan, A berusaha memerkosa Inah. Namun Inah berontak. Dia berusaha melawan sekuat tenaga. Empat pelaku lain kemudian memegang tangan dan kaki Inah.

Setelah menyetubuhi korban, pelaku masih belum puas. Mereka mencoba memerkosa untuk kedua kalinya. Lagi-lagi Inah melawan. Hingga akhirnya A memukul Inah dengan balok kayu secara membabi buta. Inah meninggal di rumah kontrakan tersebut.

Kebiadaban para pelaku rupanya masih belum berhenti. Kendati tahu Inah sudah tak bernyawa, Abdul Malik masih tega memerkosa janda satu anak tersebut.

Puas melancarkan perbuatan biadab itu, para pelaku kemudian mengikat mayat Inah. Jasadnya lalu dinaikkan ke atas pikap.

“Korban kemudian dibawa ke Ogan Ilir. Di sana para pelaku membakarnya,” imbuh jenderal bintang dua tersebut.

Jenazah Inah kemudian ditemukan oleh warga pada Minggu (20/1). Saat ditemukan, jasad sudah dalam kondisi hangus terbakar. Lehernya terikat oleh kawat.

“Kawat ini bukan untuk menjerat, melainkan hanya untuk mengikat. Sedangkan korban tewas karena dipukul menggunakan balok,” tutupnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Keji! Meskipun Nyawa Inah Sudah Melayang, Pelaku Kembali Memerkosanya