alexametrics
Kaleidoskop 2018

Nikah Unik: Cewek Bule Kepincut Pemuda Kampung, Nenek Masih Primadona

22 Desember 2018, 22:54:12 WIB

JawaPos.com – Jodoh hanya Tuhan yang tahu. Kalimat tersebut sangat cocok untuk fenomena sejumlah pernikahan unik selama 2018. Ada yang terpaut jarak umur yang sangat jauh. Ada juga lintas benua.

Pemuda Magelang Nikahi Cewek Inggris

Pernikahan Nur Khamid, 26, asal Dusun Gaten, Ketunggeng, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, menjadi viral di media sosial. Itu tak lepas dari status perempuan yang dinikahi lelaki yang menjadi CEO sekaligus owner Rumah Makan Luku Chicken tersebut.

Pria yang membuka usaha di daerah Seminyak, Bali, tersebut menikah dengan gadis asal Manchester, Inggris, bernama Poli Alexandrea Robinson pada Minggu (16/12).

Pernikahan dilakukan di Dusun Gaten dengan adat Jawa dan prosesi Islam. Sebab, diketahui mempelai perempuan enam bulan sebelumnya telah memeluk agama Islam. Keduanya sudah kembali ke Pulau Dewata pada Senin malam (17/12). “Saya kenal dengan Poli pada Agustus 2017, kemudian menjalin hubungan selama 1,5 tahun sebelum menikah pada 16 Desember,” kata Nur Khamid kemarin.

Nur mengaku tidak menyangka bakal berjodoh dengan gadis bule. Apalagi dengan perempuan yang semuda dan secantik Poli. “Saya tidak harus menikahi bule. Namun, Allah berkehendak menjodohkan saya dengan Poli Alexandrea,” ucapnya.

Karena status kewarganegaraan Poli, saat ini pernikahan tersebut belum dicatatkan di kantor urusan agama (KUA). Mengingat mempelai perempuan masih berkewarganegaraan Inggris. Dengan demikian, status pernikahannya masih nikah siri atau nikah secara agama.

“Poli kewarganegaraannya masih Inggris. Belum menjadi WNI. Jadi, saya niatkan sah secara agama dulu. Namun, ke depan tetap akan kami lakukan pernikahan resmi secara negara. Menunggu syarat-syaratnya lengkap,” jelasnya.

Soal viralnya hubungan dirinya dengan Poli, Nur Khamid hanya tersenyum. “Kami cuma bisa berharap kisah saya ini bisa menginspirasikan hal yang positif bagi para netizen,” tuturnya.

Mahasiswi Amerika Nikahi Warga Kuningan

Nikah Unik: Cewek Bule Kepincut Pemuda Kampung, Nenek Masih Primadona
Mahasiswi asal Amerika menikah dengan pemuda asal Kuningan Jawa Barat (istimewa)

Pasangan unik lintas negara terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ashley Marie Powell asal Amerika Serikat dan Ra’i, warga Kuningan, saling jatuh cinta. Ashley sudah bulat akan menikah Desember nanti dengan pemuda yang dicintainya.

Selasa siang (6/11) suasana di kantor KUA Kecamatan Kuningan yang berada di Jalan RE Martadinata relatif sepi. Tak banyak masyarakat yang datang ke kantor tersebut. Halaman parkir yang cukup luas hanya terisi beberapa kendaraan roda dua dan empat.

Di dalam kantor, terlihat beberapa pegawai KUA sibuk dengan pekerjaannya. Tapi, tak berapa lama, satu unit mobil memasuki halaman kantor KUA. Penumpang yang berada di dalam mobil segera turun.

Dari beberapa penumpang, tampak sosok perempuan berwajah bule ikut serta. Wanita itu mengenakan jilbab putih dan baju berwarna biru. Sedangkan si lelaki memakai kemeja warna merah muda.

Pasangan ini bergegas menuju aula milik KUA Kecamatan Kuningan. Di aula sudah menunggu Kepala KUA Kecamatan Kuningan Diding Rosidin.

Setelah menyampaikan niatannya, prosesi pengucapan kalimat syahadat berlangsung. Rupanya wanita bule itu sudah berniat masuk Islam. Hal yang dia lakukan sebelum menikah dengan Ra’i.

Karena tekadnya sudah bulat, Ashley pun sengaja datang dari Amerika menemui kekasihnya. “Rencananya perempuan (Ashley, Red) mau menikah dengan orang Kuningan, tapi persyaratan belum diperlihatkan. Kalau menikahnya orang asing itu ada persyaratan khusus, sesuai dengan PP Nomor 19 Tahun 2017,” terang Diding kepada Radar Kuningan (Jawa Pos Group).

Menurut Diding, persyaratan yang harus dipersiapkan itu biasanya kelengkapan dokumen dari KBRI seperti visa dan paspor, lalu surat model NA yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Tapi saat ini pihak perempuan telah mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai awal persyaratan dalam pernikahan di Indonesia.

“Tadi (kemarin, Red) langsung melakukan pembinaan terhadap calon mualaf. Rencananya mereka mau nikah di Kuningan. Calon istrinya asal Amerika. Persyaratan sudah ada, tapi belum daftar ke sini, namun persyaratan itu kan harus masuk Islam. Tapi tadi sudah ikrar dan disaksikan para tokoh agama juga dari orang tua laki-laki,” ungkapnya.

Seperti yang diketahuinya, kata Diding, Ra’i berencana menikahi Ashley di Kuningan. Namun sebelum rencana itu dilakukan, Ashley terlebih dulu harus berpindah keyakinan untuk memeluk agama Islam. Calon istri Ra’i yang berkebangsaan Amerika kelahiran 1999 itu kini masih berstatus sebagai mahasiswi.

Selasa (6/11), prosesi pembacaan kalimat syahadat itu juga disaksikan Ra’i dan keluarganya. Dijelaskan Diding, hal utama yang harus dijalankan yakni dengan menunaikan lima rukun Islam.

“Terutama rukun Islam yang harus dilaksanakan yakni syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Setelah dijelaskan, langsung prosesi masuk Islam. Dia lalu membaca dua kalimat syahadat di hadapan para saksi dan ketua MUI Kecamatan Kuningan. Setelah itu, langsung menandatangani berita acara dan selanjutnya dibawa ke Badan Mualif ke Kemenag Kabupaten Kuningan,” jelas dia.

Usai prosesi pembacaan syahadat, Diding menyerahkan alat salat, buku tuntunan salat, buku Iqra, serta yang lainnya kepada Ashley. Dia mengaku senang bisa membantu warga asing masuk Islam.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Pembacaan syahadat juga tanpa hambatan. Nantinya Ashley yang baru menjadi mualaf akan terus dibina oleh MUI Kabupaten Kuningan dan juga Baznas,” pungkasnya.

Remaja 20 Tahun Nikahi Nenek 65 Tahun

Nikah Unik: Cewek Bule Kepincut Pemuda Kampung, Nenek Masih Primadona
Idris remaja 20 tahun akhirnya menikahi majikannya yang sudah berusia 65 tahun. nenek Inade merupakan majikan idris. (fajar.co.id)

Cinta tak pernah memandang usia maupun kasta. Muhammad Idris dan Inade menikah setelah cinta di antara mereka tumbuh bersemi di tengah hamparan kebun cengkih Luwu, Sulawesi Selatan.

Idris adalah pekerja di perkebunan cengkih milik Inade. Bahkan usia sang majikan dengan sang pekerja itu terpaut sangat jauh. Tapi soal cinta itu tak jadi perkara. Perjaka 20 tahun itu pun sepenuh hati mencintai bosnya yang sudah menginjak 65 tahun.

Keduanya melangsungkan ijab kabul sekaligus resepsi pada Rabu malam lalu (24/10). Tamunya ribuan. Karena tamu tak diundang pun datang lantaran penasaran dengan kisah cinta keduanya. Karena sebelum menikah, foto sejoli itu tersebar di Facebook, begitu banyak orang jadi penasaran dengan kisah mereka.

“Saya penasaran,” kata Syaharuddin Alrif, wakil ketua DPRD Sulawesi Selatan, yang datang langsung dari Makassar yang terpisah jarak 218 kilometer dari Sidrap, kepada parepos.fajar.co.id (Jawa Pos Group).

Resepsi pada Rabu malam lalu itu pun berubah seperti meet and greet selebriti. Antrean panjang tercipta untuk bisa berfoto dan memberikan selamat kepada kedua mempelai. ”Saya bahagia dan tidak malu. Inilah jodoh dan Tuhan Yang Maha Tahu,” ucap Inade.

Inade merupakan janda tanpa anak. Dia menjanda sejak sang suami, Sukardi, meninggal pada 2015. Adapun Idris belum pernah menikah.

Awal Oktober lalu, saat Inade menyampaikan rencana pernikahannya. Basri, pelaksana tugas (Plt) Kades Corawali, sempat tak menganggapnya serius. ”Waktu itu dia bicara dengan Idris lewat telepon di depan saya. Tapi, saya anggap dia bercanda” kata Basri.

Namun, hanya berselang beberapa hari, tiba-tiba datang surat pengantar pernikahan laki-laki itu ke kantor Desa Corawali. Baru Basri sadar, rencana Inade dan Idris itu serius. ”Saat itu saya sendiri selaku Plt Kades Corawali yang tanda tangan untuk dilanjutkan ke KUA Panca Lautang untuk proses administrasi pernikahannya,” ucapnya.

Ijab kabul pun berlangsung di kediaman Inade di Desa Corawali, Panca Lautang, Sidrap (Sidenreng Rappang), dengan maskawin uang Rp 10 juta.

Syaharuddin mengungkapkan, dirinya penasaran karena pernikahan Idris-Inade menyedot begitu banyak perhatian. Kebetulan pula Sidrap adalah kampung halamannya. ”Kami harap tidak hanya resepsinya yang ramai, tapi bisa menjaga hubungan bahagia selama-lamanya,” kata Syaharuddin yang harus menempuh jalan darat sekitar lima jam dari Makassar itu.

Nenek Nikahi Brondong

Nikah Unik: Cewek Bule Kepincut Pemuda Kampung, Nenek Masih Primadona
Rizal (baju putih) dan Misnah (baju hitam), saat ditemui di kediaman mereka di kompleks Flamboyan Bawah, Rabu (5/12). (DENAR/KALTENG POS)

Pernikahan beda usia yang terpaut jauh kembali terjadi. Kali ini di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Seorang pemuda berusia 24 tahun menikahi perempuan berusia 48 tahun yang sudah memiliki 10 cucu. Mereka adalah Rizal R dan Misnah.

Rizal sehari-hari berprofesi sebagai penjual buah. Sementara Misnah, adalah seorang janda yang telah memiliki anak dan 10 orang cucu.

Meski terpaut usia dua kali lipat, namun sejoli ini sepakat mengukuhkan hubungan mereka dalam ikatan pernikahan, meskipun pernikahan yang dilakukan tidak dicatatkan ke KUA atau hanya dilakukan bawah tangan.

Saat ditemui Kalteng Pos Online (Jawa Pos Group), Rabu siang (5/12), Rizal dan Misnah mengakui keputusan mereka untuk menikah juga telah mendapat restu dan persetujuan keluarga kedua belah pihak.

Pernikahan Rizal dan Misnah telah dilangsungkan Selasa (4/12) di kediaman mereka di Flamboyan Bawah, Kelurahan Langkai, Palangka Raya.

“Malam ini insya Allah kami menggelar resepsi (syukuran). Silakan kalau mau datang,” tutur Rizal dan Misnah, saat ditemui Rabu (5/12) siang.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (yuz/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Nikah Unik: Cewek Bule Kepincut Pemuda Kampung, Nenek Masih Primadona