alexametrics

Begini Upaya Pemkot Solo Intervensi Harga Selama Natal dan Tahun Baru

22 Desember 2017, 14:30:23 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengadakan pasar murah untuk sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Gede, Jumat (22/12).

Kegiatan ini sebagai bentuk intervensi harga menjelang perayaan natal dan libur tahun baru serta menekan angka inflasi. Rencananya, pelaksanaan pasar murah tersebut akan diadakan sampai tanggal 29 Desember mendatang di sejumlah pasar tradisional.

Selain menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, gula, minyak dan gas, juga tersedia daging kerbau beku.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo yang turut meninjau langsung kegiatan pasar murah tersebut berharap dengan adanya pasar murah ini tingkat inflasi dapat ditekan dan tidak terjadi peningkatan.

“Ini sebagai bentuk intervensi harga, kami jaga agar inflasi tidak terlalu tinggi,” terang Rudy kepada JawaPos.com, di sela-sela meninjau pasar murah, Jumat (22/12).

Pada kesempatan tersebut, Rudy juga meminta kepada para pedagang agar tidak memanfaatkan momentum Natal dan tahun baru untuk meraup keuntungan yang lebih besar. Termasuk melakukan penimbunan yang ujung-ujungnya melakukan permainan harga.

“Apa yang telah didapatkan dari grosir keuntungannya biasa saja, jangan memanfaatkan momentum ini. Kalau soal penimbunan, sudah tidak ada karena kalau ketahuan akan diambil semua. Jadi mereka tidak berani melakukan penimbunan,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo, menuturkan untuk pasar murah kali ini disediakan 520 tabung gas 3 kilogram, 10 ton beras, gula, minyak dan kebutuhan pokok lainnya.

“Kalau untuk gas jika kurang nanti akan ditambah masih ada 5.000 tabung nanti sebagian dibawa ke sini. Kalau beras disediakan 10 ton, yang sudah laku sampai saat ini 6 ton,” terangnya.

Untuk harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah yakni beras premium Rp 11 ribu, beras medium Rp 8000, minyak Rp 11.000, gula premium Rp 12.000, gula medium Rp 11.000. Selain itu, pasar murah ini juga menyediakan daging kerbau beku dengan harga Rp 85.000.

Selain melibatkan TPID, pelaksanaan pasar murah juga menggandeng stakeholder terkait, termasuk Bulog, Hiswana Migas, dan juga PPI. “Untuk pasar murah ini akan diadakan sampai tanggal 29 mendatang. Tapi juga situasional dan juga bisa diperpanjang,” tandasnya.

Editor : admin

Reporter : (apl/JPC)


Close Ads
Begini Upaya Pemkot Solo Intervensi Harga Selama Natal dan Tahun Baru