JawaPos Radar | Iklan Jitu

Mendikbud Dorong Pesantren Kembangkan Seni

22 Oktober 2018, 08:37:07 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Mendikbud Dorong Pesantren Kembangkan Seni
Muhadjir Effendy bersama para santri 70 Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan Jawa Timur (Kemendikbud for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta agar santri didekatkan dengan dunia seni. Selain ilmu agama dan sains, seni dinilai dapat membentuk karakter santri yang sangat bermanfaat bagi masa depannya.

Demikian diungkapkan Mendikbud ketika menjadi pembicara kunci di Milad ke 70 Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan Jawa Timur, Ahad (21/10). Hadir di acara itu ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Yunahar Ilyas dan para pengurus pesantren serta alumni.

Ponpes Karangasem yang memiliki lebih 2000 santri dari berbagai daerah dan mancanegara diharapkan memiliki kekhasan, termasuk dalam hal seni.

“Muhammadiyah perlu merumuskan kembali seni apa saja yang sesuai dan dapat dikembangkan di pondok pesantren,” ujar Mendikbud usai mengajak audiens menyanyikan lagu Assalamu’alaika yang dipopulerkan oleh penyanyi berdarah Lebanon Maher Zein.

“Jika tidak bisa menyanyikan, cobalah untuk memahami liriknya. Lagu ini sesungguhnya menggambarkan kecintaan kita kepada Rosul yang mengajarkan kepada kita literasi, membaca,” tutur Mendikbud.

Selain Assalamu’alaika, Mendikbud juga mahir menyanyikan lagu Panggilan Jihad yang dikenalkan oleh tokoh Muhammadiyah Buya Hamka. Lagu ini menjadi semangat untuk mengembangkan dakwah Islam dengan ajakan damai dan persatuan untuk bangsa dan negara.

Paduan suara santripun sontak menjadi lead vokal lagu yang penuh semangat itu. Tampak pengasuh ponpes KH Hakam Mubarrok dan Yunahar Ilyas ikut menyanyikannya.

“Saya senang santri bisa menyanyi,” tutur mendikbud yang juga mahir memainkan beberapa alat musik dan bisa mendalang ini.

Hakam Mubarrok menyatakan anak asuhnya memiliki grup drumband dan paduan suara. Pihaknya bertekad untuk mengembangkan lebih lanjut seni budaya yang sesuai ajaran selain kekhasan santri memiliki hafalan Al-Quran.

Dalam kunjungan ke Lamongan itu, Mendikbud juga singgah di dua pesantren lain, yakni Ponpes Modern Muhammadiyah dan Ponpes Al Islah. Di ketiga ponpes, Mendikbud menyerahkan bantuan fasilitas Teknologi Informasi, seperti komputer, router dan alat multimedia.

Kepada para santri Mendikbud membawa pesan presiden Joko Widodo agar menjaga persatuan, persaudaraan dan kebersamaan. Indonesia adalah negara yang sangat besar dan membutuhkan komitmen semua pihak untuk menjaganya.

“Sebagai negara besar, Indonesia ini sudah memenuhi syarat. Yang perlu kita kejar adalah menjadi negara maju yang harus dicapai dengan kerja keras dan mrmpersiapkan sumberdaya manusia unggul,” pungkas guru besar Universitas Negeri Malang itu.

(dim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up