JawaPos Radar

Pembawa Keris Wasiat Asal Banten Itu Akhirnya Ditangkap Polisi

22/10/2017, 15:00 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Penjara
Ilustrasi (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Aceng Rahmat alias Aceng (28) harus mendekam di sel tahan Mapolsek Balikpapan Utara. Dia kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis keris. Aceng diamankan saat sedang nongkrong di kawasan Tugu Adipura, Balikpapan Tengah, Jumat (20/10) dini hari.

Penangkapan warga Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan ini bermula saat anggota Polsek Balikpapan Utara menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat). Saat melintas di lokasi penangkapan, petugas melihat Aceng tengah duduk santai di gazebo dan di sampingnya terdapat tas ransel warna coklat. Melihat itu, polisi pun berhenti dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tas ranselnya, polisi menemukan sebilah sajam jenis keris lengkap dengan sarungnya. Saat ditanya, Aceng pun mengaku bahwa sajam tersebut miliknya. Tak ayal, dia pun langsung digelandang ke Mapolsek Balikpapan Utara.

Keris
Aceng saat menunjukkan sajam jenis keris yang dibawanya dengan alasan jaga diri. (Polres Balikpapan/Prokal.co/JawaPos.com)

"Keris ini dari kakak ipar saya, sudah satu tahun saya bawa buat jaga diri saja Pak," aku Aceng di hadapan petugas sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group).

Pria asal Lingkungan Dalung, Kelurahan Dalung, Kecamatan Cikocok, Kabupaten Serang, Banten ini mengaku sengaja membawa sajam tersebut, karena pekerjaannya sebagai sopir rental. "Saya biasa jadi supir ke Kutai Timur dan Berau, dan juga keris ini saya taruh di dalam tas saja," kilahnya.

Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Ipda Tri Ekwan DJ mengatakan, apapun alasannya membawa senjata tajam ke muka umum melanggar aturan dan dapat dijerat pidana. Karena bisa saja sajam tersebut digunakan untuk tindak kriminalitas, jika terus dibawa tersangka.

"Sesuai dengan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 12/1951, dijelaskan seseorang yang membawa sajam tanpa izin dihukum dengan penjara 10 tahun," beber Tri.

Selain mengamankan tersangka, barang bukti berupa sajam jenis keris dengan panjang 26 cm lengkap dengan sarungnya, serta satu tas ransel milik pelaku turut diamankan pihak kepolisian. "Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif, untuk mengetahui pasti motif membawa sajam ke mana-mana," tandasnya.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up