Polda Ungkap Pelaku Mesum Pakai Pakaian Adat Bali

22 September 2022, 16:53:10 WIB

JawaPos.com–Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap dua pelaku diduga sebagai pembuat sekaligus pengedar video mesum dalam sebuah mobil. Mereka memakai pakaian adat Bali yang viral beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto menyatakan, dua orang pelaku pembuat dan pengedar video tersebut tidak memiliki hubungan selain pertemanan biasa. Pelaku pria berasal dari Sesetan, Bali, sementara pelaku perempuan berasal dari Bogor.

”Pelaku berhasil ditangkap, laki-laki MMDI, 28, asal dari Denpasar, sedangkan perempuan adalah DNL, 26, berasal dari Bogor, tinggalnya di Depok. Sekarang sudah diamankan di Polda Bali,” kata Stefanus Satake Bayu Setianto seperti dilansir dari Antara.

Kabidhumas Polda Bali Satake Bayu mengatakan, modus yang digunakan kedua tersangka dalam kasus tersebut adalah dengan membuat video kemudian di-share ke grup yang memiliki kesamaan orientasi seksual. Siapa saja dapat melakukan tindakan serupa dengan pasangan yang dikenal di dalam grup tersebut.

Dari keterangan kedua pelaku, lanjut dia, pada mulanya kedua pelaku berkenalan melalui aplikasi Twitter, kemudian berteman. Seiring dengan perjalanan waktu, keduanya memiliki keinginan untuk melakukan hal tidak senonoh tersebut.

”Pada mulanya, video yang direkam melalui ponsel pelaku perempuan tersebut hanya untuk memuaskan fantasi semata. Tetapi, kemudian muncul niat untuk mempublikasikan video tersebut melalui aplikasi Twitter. Setelah melakukan tindakan tersebut, lanjut dia, pihak perempuan membagikannya ke media sosial melalui akun Twitter atas persetujuan sang lelaki,” terang Stefanus Satake Bayu Setianto.

Barang bukti yang diamankan penyidik Direktorat Reserse Krimininal Khusus Polda Bali berupa dua buah HP, pakaian adat Bali yang dikenakan pelaku, jam tangan, satu buah kendaraan yang digunakan pelaku.

Atas perbuatan tersebut, kedua tersangka dijerat dengan UU ITE pasal 27 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 dan juga pasal 4 juncto pasal 29 UU Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 12 tahun dan denda maksimal enam miliar.

Sementara itu, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Pri Hasmiko menyatakan, pada awalnya penyidik Direktorat Reserse Krimininal Khusus Polda Bali mengalami kesulitan mengungkap identitas pelaku karena setelah video tersebut viral dan beredar luas dalam masyarakat, pelaku menghapus video tersebut.

”Dengan viralnya perbuatan hubungan seksual yang dilakukan oleh kedua pelaku dalam mobil yang sedang melaju tersebut, kami langsung menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan melakukan profiling terhadap akun atau media-media yang berkaitan dengan kedua akun yang bersangkutan,” terang Nanang.

Setelah melakukan pemetaan identitas pelaku melalui akun medsos yang lain, lanjut Nanang, penyidik menemukan bukti satu orang yang berhubungan dengan video yang viral tersebut. Kemudian, dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan didapatkan keterangan pelaku adalah kedua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasar hasil penyelidikan tim penyidik Siber Crime Polda Bali, video yang berdurasi 29 detik tersebut dibuat pada 1 September dan diunggah pada 10 September. Setelah dilakukan pencarian, pelaku perempuan berhasil ditangkap pada tanggal 17 September di Jakarta, sedangkan pelaku laki-laki ditangkap pada Rabu 21 September di Denpasar.

Dari hasil penyelidikan terhadap kedua pelaku, tambah Nanang, keduanya mengakui bahwa keduanya adalah pelaku pembuat dan yang mengekspos, serta menghapus video tersebut dengan alat bukti yang ada, sehingga penyidik menetapkan keduanya menjadi tersangka.

Terkait tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyebutkan kejadian itu dilakukan di wilayah Tampak Siring, Gianyar, usai melakukan acara melukat (ritual pembersihan dalam tradisi umat Hindu di Bali) di Tirta Empul, Gianyar.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: