JawaPos Radar

Jadi Rahasia Umum Pungli SIM di Kediri, Lagu Lama yang Diputar Kembali

22/08/2018, 08:50 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Jadi Rahasia Umum Pungli SIM di Kediri, Lagu Lama yang Diputar Kembali
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Terbongkarnya praktik Pungli SIM di Polres Kediri membuka mata sebagian besar masyarakat. Modus pungli tersebut bisa dibilang lazim ditemui di beberapa tempat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane. Menurutnya, pungli SIM sudah menjadi rahasia umum. "Ini (pungli) lagu lama yang diputar ulang di lingkungan kepolisian, khususnya di Lantas," ucap Neta kepada JawaPos.com, Rabu (22/8).

IPW menilai, ada dua faktor yang memicu maraknya calo pada pengurusan SIM. Pertama adalah untuk menutupi terbatasnya operasional kepolisian. Dan hang kedua, percaloam SIM dijadikan mesin ATM oleh oknum-oknum orang dalam. "Semua orang tahu soal ini," imbuh Neta.

Lantaran sudah mahfum ditemui, muncul tanda tanya besar di benak IPW. Mengapa Tim Saber Pungli Mabes Polri hanya menyasar Kediri? "Apakah ada tabang pilih atau mungkin dijadikan alat politik untuk menjatuhkan pihak tertentu?," lanjutnya.

Neta sendiri tidak memberi jawaban secara pasti terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut. Yang jelas, dia berharap institusi Polri transparan dalam menangani pungli SIM.

Menurutnya, citra polisi sangat dipertaruhkan dalam penanganan kasus pungli yang diduga juga melibatkan pejabat utama kepolisian (PJU) Polres Kediri tersebut. Salah satu cara untuk membuktikan bila polisi transparan dan tidak hanya sekadar pencitraan adalah menyeret seluruh oknum yang terlibat ke meja pengadilan tanpa terkecuali. "Bandingkan saja dengan KPK kalau menggelar OTT. Semua tersangkanya pasti dimejahijaukan," tutur Neta.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera memastikan pihaknya siap untuk transparan kepada publik terkait penanganan kasus pungli SIM tersebut. "Transparasi adalah bagian dari birokrasi dan clean government. Ini bagian dari evaluasi untuk kami," sebutnya beberapa waktu lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya praktik pungli SIM di Polres Kediri berhasil dibongkar Mabes Polri, Sabtu (18/8). Modusnya, para calo memungut biaya di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) yang telah ditetapkan Undang-undang. Dalam praktiknya, para calo tersebut menyetor uang kepada orang dalam Satpas SIM Polres Kediri.

Aliran uang haram itu diduga sampai ke tangan Kasatlantas Polres Kediri AKP FT dan Kapolres Kediri AKBP EH. Kasatlantas diduga menerima uang Rp 10-15 juta; dan Kapolres diduga meraup Rp 40-50 juta per minggu. Dari OTT tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 71,17 juta.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up