JawaPos Radar

Dua Tahun Diburu, Kawanan Pembobol ATM Berhasil Diringkus

22/08/2017, 01:00 WIB | Editor: Ilham Safutra
Dua Tahun Diburu, Kawanan Pembobol ATM Berhasil Diringkus
Ilustrasi (pixabay.com)
Share this

JawaPos.com - Jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut) membutuhkan waktu sampai dua tahun hingga bisa membongkar kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM). Dari peringkusan itu akhirnya polisi berhasil meringkus lima orang kawanan pelaku. Semuanya ditangkap tempat berbeda.

Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu, Senin (21/8) siang menyebutkan, kelima tersangka diamankan berdasarkan penyelidikan atas laporan LP/370/V/2015/SU/Resta/Sek Patumbak, tanggal 10 Mei 2015, mengenai aksi perampokan brankas Koperasi CU Mandiri di Jalan Dame No. 12-A Kel. Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumut.

Kelima tersangka tersebut berasal dari daerah berbeda. Untuk Burhan alias Regar Botak (66) merupakan warga Kabupaten Serdang Bedagai. Dia diamankan petugas dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya Arifin Siregar alias Ardiansyah (42) warga Simalungun; Pirman Siregar (36) warga Kota Tanjung Pinang, Kepri; Armen Sinaga (54), warga Pulo Gebang Jakarta Timur dan Alidin (38) warga Kabupaten Sidendreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Hasil pengembangan dari penangkapan tersangka sebelumnya (Tunggul Sihombing), kami mendapatkan informasi bahwa tersangka Regar Botak yang merupakan salah satu anggota komplotan ini ternyata berada di Sulawesi Selatan. Dari informasi itu kita langsung bergerak ke Sulawesi untuk melakukan penyelidikan dan upaya penangkapan terhadap tersangka,” sebut Faisal seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group).

Menurut Faisal, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan ke beberapa kota lain yang diduga sempat menjadi lokasi beraksinya komplotan tersebut.

Selain itu pihaknya juga masih mendalami keterlibatan tersangka maupun dugaan komplotan serupa lainnya dalam serangkaian aksi pembobolan ATM di sejumlah tempat.

Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan pihak kepolisian menerangkan, kompoltan ini telah perampokan di beberapa TKP dan kota. Setidaknya ada 10 TKP dan kota.

(iil/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up