JawaPos Radar | Iklan Jitu

Berusia Hampir Lima Abad, Jakarta Akan Punya 7 Mal Baru Sampai 2020

22 Juni 2018, 14:05:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Berusia Hampir Lima Abad, Jakarta Akan Punya 7 Mal Baru Sampai 2020
Pertumbuhan mal yang ada di Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta bakal segera memiliki umur baru. Sedianya tepat pada 22 Juni 2018 sang ibukota Indonesia telah berumur 491 tahun. Tentunya diumur barunya yang amat tua itu wajah Jakarta sudah berubah. Kini wajahnya sudah berganti menjadi kota metropolitan dengan deretan gedung-gedung pencakar langit serta mal-mal berjejer.

Meski pembangunan mal di Jakarta sudah tak semasif dahulu sejak Pemerintah DKI Jakarta memberlakukan Instruksi Gubernur DKI Jakarta tentang moratorium Pemberian Izin Pembangunan Pusat Perbelanjaan, Pertokoan/Mal dengan luas lahan Lebih dari 5.000 meter persegi, pada tahun 2012 yang lalu. Tercatat, hingga 2020 masih akan ada tujuh mal yang akan dibangun di wilayah Jakarta

Tujuh mal itu akan dibangun mulai 2018 diantaranya tersebar di wilayah New Harco Glodok Jakarta Barat, Shopping Mall at South Gate Lenteng Agung Jakarta Selatan, Holland Village Mall Cempaka Putih dan Menara Jakarta Shopping Mall Kemayoran Jakarta Pusat, Daan Mogot City Jakarta Barat dan Pondok Indah Mall 3 Jakarta Selatan.

Berusia Hampir Lima Abad, Jakarta Akan Punya 7 Mal Baru Sampai 2020
Pertumbuhan pembangunan di Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Adapun, tujuh mal tersebut sudah mengantongi izin sebelum adanya intruksi mengenai moratorium yang dilakukan sejak zaman Gubernur Fauzi Bowo. Instruksi ini dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didasari dengan upaya pemerintah melakukan maksimalisasi alih fungsi lahan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan daerah resapan air di Jakarta. 

“Sekalipun melambat, suplai mal di Jakarta masih akan tumbuh hingga 4,7 juta meter persegi di tahun 2018. Sementara itu, dua pusat perbelanjaan di Bogor yang merupakan area penyangga Jakarta menyumbang 2,6 juta meter persegi dari mal wilayah penyangga,” tutur Ferry Salanto Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia dikutip JawaPos.com dari data Colliers Internasional, Rabu (20/6).

Efek dari pembatasan izin di pusat perbelanjaan baru di Jakarta kemungkinan akan berlanjut hingga 2019. Pasokan ritel kumulatif di Jakarta tetap berada diangka 4,6 juta meter persegi pada kuartal I-2018. 

Hanya satu pusat perbelanjaan, yakni New Harco Glodok, yang diproyeksikan dapat buka pada kuartal II-2018. Pusat perbelanjaan ini ditawarkan untuk dijual dan akan menjadi pusat perbelanjaan strata-title pertama di Jakarta dalam delapan tahun.

Pembangunan dua pusat perbelanjaan yang akan datang di Jakarta termasuk Aeon Mall di South Gate, dan pusat perbelanjaan di Holland Village, menunjukkan kemajuan dan kemungkinan bisa dibuka pada 2019. Adanya tiga tambahan mal baru di Jakarta ini maka total pasokan ritel di Jakarta akan meningkat sebesar tiga persen hanya sampai 2019.

Adapun, pengembang yang akan membangun tujuh proyek pusat belanja tersebut diantaranya, Agung Podomoro Land yang akan membangun New Harco Glodok Jakarta Barat dengan luas 6 hektar akan dibangun kuartal II-2018, Sinarmas dan AEON dengan Shopping Mall at South Gate Lenteng Agung Jakarta Selatan seluas 3,5 hektar dan Lippo Karawaci dengan Holland Village seluas 4 hektar akan dibangun 2019, Agung Sedayu Permai yang akan bangun Mall Cempaka Putih seluas 10 hektar, China Harbour yang akan membangun Menara Jakarta Shopping Mall Kemayoran Jakarta Pusat seluas 3 hektar, Metropolitan Kentjana yang akan bangun Pondok Indah Mall 3 Jakarta Selatan seluas 6 hektar pada tahun 2019.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up