JawaPos Radar

5 Hari Hilang di Laut, Al Tak Kunjung Ditemukan

22/06/2018, 21:43 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pencarian Korban Hilang
PENCARIAN: Tim SAR gabungan menggunakan jaring ikan mencari korban hanyut di pantai Sasak, Pasaman Barat, Jumat (22/6) (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Nasib Al, bocah 10 tahun yang dilaporkan tenggelam di laut, kawasan pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) belum kunjung diketahui.

Pasalnya, lima hari lamanya tim gabungan Basarnas, BPBD, dan insan kebencanaan di Pasaman Barat menyisir kawasan pantai, namun belum membuahkah hasil.

Kepala Pos SAR Pasaman Barat, Zulfahmi mengatakan, tim terus melakukan penyisiran di sekitar TKP korban dilaporkan hilang tenggelam. "Ya, sampai kini (hari kelima), kami masih melakukan penyisiran. Tapi, tidak ada perluasan, mengingat kondisi cuaca yang susah ditebak," kata Zulfahmi.

Selain petugas, pihaknya juga melibatkan masyarakat dan nelayan setempat untuk terus melakukan pencarian. Sesuai SOP, pencarian sendiri akan dilanjutkan dua hari lagi atau hingga Minggu (24/6) mendatang.

"Kami juga gunakan jaring ikan sambil berharap, jika korban memang tenggelam, tersangkut hendaknya dalam jaring," katanya.

Sebelumnya, korban Al dilaporkan hilang di pantai Sasak, Senin (18/6) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban tengah mandi bersama dua rekannya Ikram, 13 dan Devin, 10 di kawasan pantai tersebut.

Hal itu dibenarkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Tri Waluyo. Menurutnya, saat kejadian, arus ombak diketahui memang sedang tinggi. Diduga, korban terseret hingga ke tengah laut.

"Kemarin, tim sudah bergerak mencari korban hingga malam hari. Namun, belum membuahkan hasil. Apalagi, cuaca juga kurang mendukung," katanya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up