Muhaimin Iskandar Bantu Selesaikan Konflik Dunia lewat Jalur Tuhan

22 Mei 2022, 23:22:01 WIB

JawaPos.com–Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengumpulkan ribuan kiai dan habib se-Jawa Timur pada Minggu (22/5). Acara doa bersama itu digelar sebagai jalur Tuhan untuk mengatasi konflik di berbagai negara.

Menurut dia, Indonesia perlu segera turun tangan mengatasi hal tersebut. Dia menyebut, tiap bulan Indonesia membakar Rp 72 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

”Tiap bulan Indonesia bakar 72 T untuk memenuhi subsidi kebutuhan warga. Itu kan juga dampak dari perang Rusia-Ukraina,” ujar Muhaimin.

Tak hanya Indonesia, Muhaimin yang mencalonkan diri sebagai Capres pada 2024 mendatang itu menyebut, banyak negara menerima getah dari perang tersebut.

”Apalagi Rusia merupakan salah satu produsen dan pengekspor bahan bakar fosil terbesar di dunia. Hal yang paling mengerikan adalah dampak kemanusiaan. Berapa ribu bahkan jutaan orang akan meninggal dunia jika perang tidak segera dihentikan,” papar Muhaimin.

Selain ekonomi, dia menyebut banyak masjid yang rusak terdampak peperangan antara kedua negara. Dengan doa bersama, dia berharap umat Islam baik di Rusia maupun Ukraina bisa merayu pemerintah masing-masing untuk mengakhiri perang.

”Kami bersama ulama berikhtiar untuk kumpul mendorong umat Islam Indonesia, agar lebih aktif mengatasi peperangan menuju perdamaian. Pulang dari sini habib ulama bermunajat untuk gerakkan kekuatan langit untuk hentikan perang,” tutur Muhaimin.

Dia menilai, saat ini giliran umat Islam yang bergerak. ”Ini kan bergerak dengan jalur Tuhan, dengan jalur doa dan keyakinan,” ucap Muhaimin.

Dalam acara itu, sejumlah ulama turut hadir. Di antaranya KH Anwar Manshur Lirboyo, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, KH Nurul Huda Djazuli Ploso, KH Abdullah Kafabihi Mahrus Lirboyo, KH Kholil As’ad Situbondo, KH Abdurrohman Al-Kautsar (Gus Kausar) Ploso, KH Salam Sohib, Habib Alwi bin Idrus Baaqil Sampang, Habib Ali Zaenal Bondowoso, KH Agus Ali Mashuri Tulangan Sidoarjo, dan sejumlah ulama dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads