alexametrics

Tambah 18 Orang, Total Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri 74 Orang

22 Mei 2020, 20:35:51 WIB

JawaPos.com–Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengumumkan tambahan 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Tambahan itu didominasi klaster buruh linting rokok di Tulungagung, sehingga total kasus mencapai 74 orang hingga Jumat (22/5).

”Terdapat 18 kasus tambahan terkonfirmasi positif Covid-19, yang terdiri atas 13 kasus klaster Pabrik Rokok Simustika Tulungagung dan tiga kasus mempunyai keterkaitan dengan klaster pabrik rokok Simustika,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Ahmad Chotib seperti dilansir dari Antara di Kediri.

Dia menambahkan, untuk kasus lain selain klaster pabrik rokok tersebut yakni satu kasus di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem dan satu kasus di Desa Kambingan, Kecamatan Pagu.

”Untuk 13 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster Pabrik Rokok Simustika Tulungagung yakni sembilan orang warga Kecamatan Semen, dua warga Kecamatan Kandat, satu warga Kecamatan Wates dan satu warga Kecamatan Kras,” terang Ahmad Chotib.

Sementara itu, tiga kasus terkait klaster pabrik rokok Simustika, Tulungagung, terdiri atas warga Kecamatan Kandat, Kecamatan Ngadiluwih, dan Kecamatan Ngasem.

Dia menambahkan, sembilan warga Kecamatan Semen saat ini melakukan isolasi di rumah karantina desa, sedangkan sembilan orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. ”Semuanya dalam pengawasan tenaga medis,” terang Ahmad Chotib.

Dia mengatakan, satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, yang selama ini melakukan isolasi mandiri di Surabaya telah sembuh. ”Dari pemeriksaan laboratorium, hasil swab yang dilakukan pada pasien tersebut terkonfirmasi negatif,” kata Ahmad Chotib.

Menurut Ahmad Chotib, terdapat penyesuaian data, di mana satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sebelumnya masuk Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, berubah menjadi Kota Surabaya karena hasil tracing menunjukkan bahwa pasien berdomisili di Kota Surabaya. Dengan satu penyesuaian data domisili dan tambahan 18 kasus, saat ini terdapat 74 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

”Pemerintah mengingatkan warga agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan rajin melakukan cuci tangan, dan selalu mengenakan masker saat keluar rumah, sehingga terhindar dari virus korona,” ujar Ahmad Chotib.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads