JawaPos Radar

Terbakar Api Cemburu, Suami Gorok Leher Istri

22/05/2018, 16:15 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Terbakar Api Cemburu, Suami Gorok Leher Istri
Kapolres OKU, AKBP Ni Ketut Widiyana Sulandara didampingi Kasat Reskrim OKU, AKP Alex Andriyan saat memberikan keterangan pers) (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di Sumsel, tepatnya di Dusun I Desa Tanjung Manggus, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan. Korban nyaris tewas karena lehernya digorok oleh pelaku.

Korban yang bernama Triana Septiana, 19, warga Desa Tanjung Manggus Kampung 1 Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU, Sumsel, harus mengalami luka di leher sepanjang 20 cm akibat digorok Zainul Awib, 36, yang tak lain suaminya sendiri.

Beruntung korban berhasil diselamatkan dan dirawat di RS DKT Baturaja. Kapolres OKU, AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari mengatakan, kejadian ini berawal Senin (21/5) ketika pelaku dan korban cekcok karena pelaku cemburu terhadap korban.

Cekcok tersebut tak kunjung mereda, bahkan bertambah memuncak membuat pelaku mengambil pisau dan langsung menganiaya korban dengan cara menyembelih leher korban serta menusuk tubuh korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek di leher sepanjang 20 cm ke dalam. Kemudian luka sobek di tangan kiri sepanjang 3 cm, luka sobek di punggung sepanjang 10 cm, dan beberapa luka sobek di bagian tubuh lainnya.

"Korban saat ini sudah menjalani operasi dan dirawat di RS DKT Baturaja," katanya saat memberikan keterangan pers, Selasa (22/5).

Saat ini, lanjut Kapolres, pihaknya juga telah menangkap pelaku yang tak lain suaminya sendiri tanpa perlawanan di rumahnya di Dusun I Desa Tanjung Manggus, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sumsel.

Penangkapan ini dilakukan tak lama mendapatkan laporan dari RS DKT Baturaja dan langsung menerjunkan Kasat Reskrim Polres beserta jajarannya.

"Saat ini pelaku sudah di bawa Polsek Lubuk Batang untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Alex Andriyan menambahkan, dari penangkapan pelaku pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yaitu sebilah pisah sepanjang 35 cm, buku nikah milik pelaku dan korban, satu lembar seprai yang terdapat bercak darah korban, serta baju korban yang dipakai pada saat kejadian.

"Pelaku telah melakukan tindak pidana KDRT, ancaman hukumannya 12 tahun penjara," tutupnya.

(ce1/lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up