JawaPos Radar

Meriahnya Festival Kopi Tanah Lot Art and Culture Weekend

22/04/2018, 10:28 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bupati Tabanan
Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti saat mengunjungi booth stand festival coffee, pada acara Tanah Lot Art and Culture Weekend Event, pada Sabtu (20/4) di DTW Tanah Lot. (Ist/Jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Bagi wisatawan yang berkunjung Bali pekan ini, ada baiknya mampir ke kawasan Tanah Lot. Di sana, tengah digelar event bertajuk Tanah Lot Art and Culture Weekend.

Pengunjung disuguhi beragam cita rasa kopi khas Tabanan, Bali. Mulai dari kopi Robusta Pupuan, Celepuk Jatiluwih, Widya Parta Belatungan, Tugusari Pajahan, Kopies Kediri, Sri Sedana sampai Kopi Leak Munduk Temu.

Kopi-kopi tersebut merupakan hasil binaan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mereka bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Dharma Santhika untuk segi packaging dan pemasarannya.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan, Tabanan memiliki tanah yang subur dan sebagian wilayah sangat cocok untuk ditanam pohon kopi. Wajar setiap tahunnya Tabanan banyak menghasilkan biji kopi berkualitas.

“Saya sangat konsen dengan produk-produk dari BUMDes, dan salah satu produk unggulan Tabanan ini adalah kopi, di festival ini saja terdapat 8 BUMDes dengan membawa produk kopi khas desa nya masing-masing,” ujar Bupati Eka melalui siarang persnya, Sabtu (21/04).

Bupati Eka berharap dengan dipamerkannya berbagai macam produk kopi khas Tabanan, kedepannya bisa lebih dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Tanah Lot ini merupakan tempat wisata yang sudah dikenal oleh Dunia. Setiap harinya ribuan wisatawan mengunjungi Tanah Lot. Ini adalah moment terbaik untuk memperkenalkan produk kita baik itu dari BUMDes maupun Perusda," ungkap Eka.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan Perusda Dharma Santhika I Made Pasek Darma Sugiharta mengungkapkan, berbagai macam kopi khas Tabanan sudah tersebar di 138 outlet pusat oleh-oleh di wilayah Bali.

“Selain bekerjasama dengan pusat oleh-oleh, kami juga memasarkan berbagai macam produk melalui online atau pun melalui pameran di beberapa daerah seperti Bali, Jakarta dan Bogor," ungkap Pasek.

Pasek juga menambahkan para wisatawan yang berkunjung ke Tanah Lot bisa merasakan kopi dengan berbagai pilihan rasa. Harganya pun bersahabat.

"Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu rupiah setiap cup-nya," pungkasnya.

(mam/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up