alexametrics

Sering Kebanjiran, Wali Kota Palembang Akui Penanganan Belum Optimal

22 Maret 2019, 14:27:37 WIB

JawaPos.com – Banjir menjadi persoalan klasik di Kota Palembang. Pasalnya setiap turun hujan, banjir selalu terjadi di sejumlah lokasi dan membuat kemacetan tersendiri. Upaya yang dilakukan saat ini pun dirasakan belum optimal. Seperti, meski telah disediakan kolam retensi namun tetap banjir tidak dapat dielakkan.

Hal ini diakui oleh Wali Kota Palembang, Harnojoyo saat mengecek langsung kolam retensi yang berada di Jalan Demang Lebar Daun.

Saat ini, dirinya melihat banyak kolam retensi yang ada di Kota Palembang tidak memiliki pompanisasi untuk meneruskan air ke Sungai. Sehingga, saat berlebihan maka tidak mampu menampung air di jalan.

“Jadi ke depan setiap kolam retensi akan dilengkapi dengan pompanisasi untuk membuang air genangan ke Sungai,” katanya, Jumat (22/3).

Saat ini, salah satu kolam retensi yang baru dipasang pompanisasi yakni kolam retensi yang berada di Jalan Demang Lebar Daun. Dengan dipasangnya pompanisasi ini air yang ada di kolam retensi ini akan diteruskan ke aliran Sungai Sekanak. “Jadi air di jalan akan masuk ke kolam retensi dan diteruskan ke aliran sungai,” terangnya.

Selain memasang, pompanisasi nantinya akan dipercantik dengan taman dan zona olahraga serta memperdalam kolam retensi yang sudah mulai dangkal. Dirinya berharap kolam retensi yang ada di Kota Palembang bukan hanya untuk menanggulangi banjir tetapi untuk mempercantik Kota Palembang.

Disinggung soal banyaknya penimbunan yang mengakibatkan banjir. Ia menjelaskan, sebenarnya topografi Palembang 53 persennya terdiri dari rawa. Kemudian, oleh pemerintah dibagi menjadi tiga rawa.

Yakni rawa konservasi, rawa budidaya dan rawa reklamasi. Dari ketiga rawa tersebut yang tidak boleh dipergunakan yakni rawa konservasi. Sedangkan, dua rawa lainnya masih dapat dipergunakan.
Rawa konservasi yang ada di Kota Palembang yakni seluas 2.200 hektare yang sampai saat ini tetap bertahan.

“Tapi berhubung Palembang dataran rendah sehingga rentan terjadinya banjir. Jadi upaya yang dilakukan yakni kolam retensi dan pembangunan bendungan,” tutupnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Sering Kebanjiran, Wali Kota Palembang Akui Penanganan Belum Optimal