alexametrics

Jalan Manyar Gresik Rusak, Emil Minta Kontraktor Atur Waktu

22 Maret 2019, 02:13:09 WIB

JawaPos.com – Foto ruas Jalan Manyar, Gresik mendadak viral di media sosial. Banyak warganet mengomentari perbaikan jalan nasional itu karena kondisinya yang masih tidak layak.

Nampak lapisan mirip lumpur yang menggenangi jalan tersebut. Plus, kemacetan lalu lintas yang terjadi karena banyak kendaraan yang terpaksa melintas dengan kecepatan rendah.

Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak punya solusinya. Yakni, terkait pengaturan waktu perbaikan jalan. Supaya, terbebas dari lalu lalang kendaraan selama masa perbaikan.

Pertama, Emil mengatakan bahwa, pihak kontraktor harus pandai mengatur waktu. Kapan harus memperbaiki segmen jalan sepanjang 2 km tersebut sebelum ramai dengan lalu lalang kendaraan.

“Sehingga, pada masa pemadatan itu enggak boleh dilewati. Harus ditutup. Nah, bagaimana kita mengatur waktu dalam sehari,” kata Emil kepada JawaPos.com, Kamis (21/3).

Kedua, setelah menemukan waktu yang pas, kontraktor perlu menerapkan sistem buka tutup. Yakni, dengan menyisakan separuh atau di sisi sebelah ruas jalan dua lajur itu.

Selama itu, dia berharap kontraktor dapat mengatur lalu lintasnya. Khususnya pengendara truk agar tidak melintasi jalan itu selama perbaikan.

Setelah jalanan aman, lanjutnya, kontraktor dapat memulai perbaikan jalannya. Menurutnya, kontraktor akan membutuhkan waktu 20 jam untuk menyelesaikan lapisan agregate sepanjang 2 km itu hingga kering.

Jika butuh 2 jam per harinya, tambah Emil, maka kontraktor punya waktu 20 hari untuk menyelesaikan sisi jalan itu. Emil berharap, pihak kontraktor juga mempertimbangkan soal cuaca yang dapat mempengaruhi proses pemadatan lapisan agregate.

“Jika sehari jalannya bisa ditutup dua kali (empat jam), maka (masa perbaikannya) berkurang 10 hari. Hanya, tergantung bagaimana mengatur pengguna jalan dan (mempertimbangkan) cuaca juga,” jelas Emil.

Emil menambahkan, solusi itulah yang kini sedang ia bicarakan dengan Balai Besar Jalan Nasional Jawa Timur. Dia dan pihak BBJN Jatim mengatakan masih mengatur jadwal penutupan jalan.

“Saat ini, kami sedang meminta kepastiannya, kapan (waktunya) jalan dapat ditutup supaya bisa cepat selesai. Bukan ditutup semua tapi sebagian,” tuturnya.

Seperti diketahui, Emil buru-buru memberi klarifikasi pada gambar jalan tersebut. Emil mengatakan bahwa itu bukan lumpur.

Melainkan, berbahan pelapis jalan agregate kelas A dan B yang masih basah. Lalu lalang roda kendaraan yang membuatnya nampak seperti genangan lumpur.

“Ini bukan lumpur, tapi agregate kelas A yang harus dipadatkan dengan mantap sebelum dilapis aspal,” tulis Emil pada akun Instagramnya, Selasa lalu (19/3).

Penjelasan Emil tersebut banyak menuai masukan dari para netizen. Mayoritas, mengusulkan manajemen waktu bagi kontraktor saat memperbaiki Jalan Manyar tersebut.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Aryo Mahendro

Copy Editor :

Jalan Manyar Gresik Rusak, Emil Minta Kontraktor Atur Waktu