alexametrics

Bahasa Walikan Bakal Masuk Kurikulum SD

22 Maret 2019, 20:05:45 WIB

JawaPos.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Malang berencana memasukkan bahasa khas Malang atau bahasa walikan ke dalam kurikulum Bahasa Jawa bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Melalui Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, Dispendik Kota Malang akan menambah bidang mata pelajaran budaya. “Ini sebagai kegiatan untuk mempelajari budaya lokal,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah, Jumat (22/3).

Hal itu sebagai langkah menanamkan pendidikan berkarakter sekaligus salah satu upaya pelestarian budaya. Apalagi bahasa walikan merupakan identitas Kota Malang. Di sisi lain, selama ini bahasa Jawa asli sudah jarang digunakan dalam proses pembelajaran.

Demi menyukseskan rencana itu, guru sebagai tenaga pendidik akan diminta memberikan pembelajaran yang tidak biasa. Salah satunya dengan menggunakan teknologi. “Melalui perkembangan teknologi, siswa bisa menyampaikan cerita dalam Bahasa Jawa atau bahasa Malangan melalui vlog (video). Ini bisa digunakan sebagai salah satu metode pembelajaran,” paparnya.

Selain itu, Dispendik akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi guru tentang pembelajaran bahasa daerah. “Diharapkan guru dan siswa di Kota Malang mahir berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa,” tuturnya.

Sebagai informasi, bahasa Malangan merupakan bahasa yang pengucapannya dibalik (walikan). Sehingga bahasa Malangan juga biasa disebut bahasa walikan. Dialek bahasa ini hanya membalikkan posisi huruf pada kosakata bahasa Jawa atau bahasa Indonesia pada umumnya. Misalnya, kata ‘tidak ngerti’, dalam bahasa Malangan dibaca ‘kadit itreng’.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Fiska Tanjung

Copy Editor :

Bahasa Walikan Bakal Masuk Kurikulum SD