JawaPos Radar

Pemprov Sumbar Diminta Antisipasi Mentawai Megatrust

22/03/2018, 05:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Pemprov Sumbar Diminta Antisipasi Mentawai Megatrust
Koordinator Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumbar Rahmat Triyono saat diwawancarai awak media, Rabu (21/3). (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Meski belum tentu terjadi, Mentawai Megatrust yang berpotensi gempa 8,9 skala richter (SR) patut diwaspadai. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dihimbau agar tidak saja memperhatikan daerah bagian pesisir pantai. Namun, juga menyentuh masyarakat yang bermukim di daerah berpotensi mengalami dampak guncangan gempa.

Hal ini dibeberkan Koordinator Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumbar Rahmat Triyono di sela-sela Seminar Hari Meteorologi Se Dunia ke-68 di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (21/3).

"Mentawai Megatrust belum tentu terjadi. Tapi, masyarakat terlebih dulu harus siap menghadapinya jika sampai terjadi. Saya lihat, pemerintah fokus pada daerah pesisir yang berpotensi tsunami saja. Seperti Mentawai, Padang, dan Pesisir Selatan," kata Rahmat Triyono.

Seyogyanya lanjut Rahmat, pemerintah mesti menyiapkan mitigasi dan shelter penampungan pada daerah-daerah yang bakal mengalami dampak goncangan Mentawai Megatrust. Seperti, Padang Panjang; Sijunjung; Solok; Sawahlunto dan Payakumbuh.

Daerah tersebut dianggap perlu diperhatikan. Sebab, jika seandainya Mentawai Megatrust dengan potensi gempa 8,9 SR terjadi, goncangannya bakal sampai kedaratan dengan kekuatan 6 hingga 7 MMI. "Jadi, mitigasi di daerah yang jauh dari pesisir pantai juga sangat diperlukan," katanya.

Potensi Mentawai Megatrust bukan diperkirakan mungkin terjadi. Kondisi ini berkaca pada siklus gempa yang terjadi di Sumbar sejak tahun 1800. Dimana potensi gempa selalu berulang-ulang.

Dari catatan BMKG, pernah terjadi gempa sekmen Angkola tahun 1892; sekmen Sumpur tahun 1977; sekmen Siulak tahun 1995; Sekmen Sianok tahun 2007; Padang tahun 2009 dan Mentawai tahun 2010.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up