alexametrics

Tak Ditemukan Rambut dan Sperma, Kasus Pemerkosaan Bidan Desa Janggal

22 Februari 2019, 21:15:29 WIB

JawaPos.com – Ditreskrimum Polda Sumsel menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus perampokan disertai pemerkosaan bidan desa berinisial Y, 25, di Ogan Ilir, Sumsel. Polisi menduga kasus tersebut merupakan laporan palsu.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dari hasil olah TKP, tidak ditemukan sejumlah alat bukti yang mengarah ke tindak pemerkosaan. Seperti sperma, darah, dan juga rambut dari pelaku.

Selain itu, baju korban juga sudah dicuci pasca kejadian. Padahal, seharusnya barang tersebut bisa menjadi alat bukti. Apalagi, yang mencucinya yakni korban itu sendiri.

“Kami juga tidak menemukan sperma, atau rambut di tempat kejadian. Seharusnya, jika ada aksi pemerkosaan pasti ada rambut yang terjatuh dan sisa sperma,” katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Jumat (22/2).

Seharusnya juga, ia mengaku ada bercak atau jejak pelaku di lokasi kejadian, mengingat kondisi saat itu becek dikarenakan hujan. Namun, nyatanya jejak tersebut juga tidak ada. Artinya, banyak kejanggalan dalam kasus ini.

Meskipun begitu, dirinya akan mencocokan hasil olah TKP dengan hasil visum dari bidan desa tersebut untuk menentukan indikasi pemerkosaan atau tidak. Karena, laporan yang masuk ke polisi yakni atas kasus pemerkosaaan, sedangkan secara ilmiah tidak ditemukan.

Ia mengakui jika korban mengalami sejumlah luka lebam di wajahnya. Ini nantinya akan dicocokan dengan hasil visum. Jika nantinya terbukti membuat laporan palsu atas kasus dugaan pemerkosaan maka pihaknya akan tetap memaafkannya.

“Kalau memang laporannya palsu, kami akan maafkan korban,” singkatnya.

Seperti diketahui, Y, 25, warga Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjadi korban perampokan disertai pemerkosaan saat berada di Poskesdes tempat korban bekerja.

Dari kejadian tersebut, korban pun mengalami trauma serta beberapa barang berharganya pun dibawa para pelaku diantaranya, telpon genggam dan uang sebesar Rp 500 ribu.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim



Close Ads
Tak Ditemukan Rambut dan Sperma, Kasus Pemerkosaan Bidan Desa Janggal