JawaPos Radar | Iklan Jitu

Soal Surat Ahmad Dhani, Inayah Wahid: Kalau Klaim Semua Juga Bisa

22 Februari 2019, 18:57:23 WIB
Inayah Wahid
BEDAH BUKU: Putri bungsu Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (22/2). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Politikus Ahmad Dhani baru saja menulis surat yang isinya adalah pengakuan sebagai seorang NU Gusdurian. Menanggapi hal tersebut, putri bungsu presiden ke-4 Republik Indonesia, Inayah Wulandari Wahid pun angkat bicara.

Bahwa selama ini, tidak hanya Ahmad Dhani saja yang membawa-bawa nama ayahandanya, tetapi sudah sangat banyak. Jadi, jika klaim Ahmad Dhani yang mengaku seorang NU Gusdurian, Inayah pun menyerahkan kepada masyarakat. 

"Ini negara demokrasi ya, semua orang juga banyak (yang mengklaim sebagai Gusdurian). Tidak hanya Ahmad Dhani saja yang membawa nama Gus Dur," terangnya disela bedah buku Gus Dur berjudul Gus Dur Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muayyad Solo, Jumat (22/2).

Mengenai hal itu, Inayah pun tidak banyak berkomentar. Dia hanya menyerahkan kepada masyarakat untuk menilainya. Karena, menurutnya yang mengaku seorang NU Gusdurian tidak hanya terucap saja dan mengklaim sebagai seorang Gusdurian. Akan tetapi, juga ikut dalam meneruskan perjuangan Gus Dur yang sudah berjalan selama ini.

Dan nantinya hal itu juga akan diketahui masyarakat, mana yang hanya mengklaim sebagai Gusdurian dan mana yang memang seorang Gusdurian sebenarnya. "Nanti masyarakat yang akan melihatnya mana yang benar-benar meneruskan perjuangan Gus Dur. Dan mana yang bukan, nanti juga akan kelihatan. Kalau (hanya) klaim, semua juga bisa," ucapnya.

Selanjutnya, Inayah pun tidak ingin bicara terlalu banyak mengenai hal-hal yang berkaitan dengan politik. Dia justru menyarankan agar bertanya mengenai politik kepada kakaknya saja Yenny Wahid. "Kalau politik saya tidak ikut-ikutan, nanti setelah tanggal 17 April saja kalau ngomong politik. Atau ke Mbak Yenny saja," ucapnya.

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : Ari Purnomo

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini