JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pembangunan Tol Solo-Jogja Bisa Berpengaruh Pada Tol Trans Jawa

22 Februari 2019, 15:05:59 WIB
Pembangunan Tol Solo-Jogja Bisa Berpengaruh Pada Tol Trans Jawa
JALAN TOL: Sebuah truk tengah melintasi jalan tol Solo-Kertosono ruas Solo-Sragen yang sudah dioperasikan. (Arief Budiman/Radar Solo/JawaPos Group)
Share this

JawaPos.com - Rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja memang sudah mencuat beberapa waktu lalu. Seperti yang santer beredar, bahwa jalan tol ini akan berdiri di atas jalur utama jalan Solo-Jogja. Tetapi, realisasi pembangunan jalan tol ini belum diketahui kapan waktunya. 

Akan tetapi, jika jalan tol ini terbangun maka diperkirakan akan memberikan dampak pada peningkatan pengguna jalan tol trans Jawa. Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno mengatakan, pihaknya tidak bisa berbicara banyak terkait rencana pembangunan jalan tol tersebut. 

David mengatakan, dirinya hanya mengetahui informasi itu dari media. "Kalau rencana pembangunannya saya mengetahuinya justru dari media, kalau secara langsung belum mengetahuinya," kata David, baru-baru ini.

David juga mengatakan, PT JSN pun kemungkinan juga tidak akan terlibat dalam proses pembangunannya, jika nanti benar akan direalisasikan. 

Meski begitu, David menyampaikan, adanya jalan tol Solo-Jogja itu dimungkinkan akan berdampak pada peningkatan pengguna jalan tol Trans Jawa. Dengan catatan, jalan tol Solo-Jogja akan tersambung dengan jalan tol Trans Jawa.

"Kalau pengaruhnya terhadap peningkatan pengguna jalan tol Trans Jawa pasti ada, tapi kalau jalan tol itu tersambung dengan jalan tol Trans Jawa," ucapnya. 

David pun juga mengaku belum tahu, apakah nanti jalan tol Solo-Jogja juga akan tersambung dengan jalan tol Trans Jawa atau tidak.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Kunto Riyadi mengatakan, tol yang masuk ke wilayah DIJ khususnya Sleman nantinya elevated. Artinya tidak terlalu memakan banyak lahan. "Tol elevated atau melayang, tidak terlalu makan lahan. Dampaknya cuma kontruksi saja," katanya, kepada JawaPos.com, Rabu (13/2).

Dikatakannya, untuk tol Bawen-Jogja, di wilayah Sleman melewati Kecamatan Mlati, kemudian Seyegan, Moyudan, dan Tempel. Sedangkan Jogja-Solo, melalui jalur di Kecamatan Depok, Kalasan, dan juga Prambanan.

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : Ari Purnomo, Ridho Hidayat, Tunggul Kumoro

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini