alexametrics

Diduga Dukung Pasangan 01, 15 Camat di Makassar Diperiksa Bawaslu

22 Februari 2019, 12:01:14 WIB

JawaPos.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai melalukan pemeriksaan maraton terhadap 15 camat di Makassar. Pemeriksaan dilakukan, sebagai tindak lanjut dari proses klarifikasi atas laporan sejumlah koalisi masyarakat, tim pemenangan pasangan calon (Paslon) hingga partai politik.

“Semua undangan sudah terkonfirmasi dan diterima semua karena kami juga bersama-sama dengan Bawaslu Makassar menguruskan, melakukan klarifikasi ke semuanya (camat) sekarang,” kata Komisioner Divisi Penindakan Bawaslu Sulawesi Selatan Azry Yusuf, di kantornya, Jumat (22/2).

Pelaporan dipicu setelah beredar luasnya video berdurasi 1 menit 27 detik. Dalam video para camat berdiri bersama mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL). Setelah memperkenalkan diri satu persatu, para camat itu berseru bahwa dukungan untuk paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf adalah harga mati.

Mereka dianggap melakukan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Khususnya dalam pasal 2 huruf f Undang-Undang nomor 15 tahun 2015 tentang ASN bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus bersikap netral dalam penyelenggaraan pemilu.

“Kami tentunya secara bertahap akan melakukan pemeriksaan ke pihak terkait tentunya beberapa pengembangan tergantung dari fakta-fakta yang kami temukan melalui proses investigasi dan proses pemeriksaan yang sedang berjalan saat ini,” jelasnya.

Azry menyatakan, selain pemeriksaan terhadap camat terlapor, tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan memeriksa pihak lain yang ada di dalam video tersebut. Khususnya mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode SYL. Pemeriksaan ditujukan untuk menemukan fakta-fakta baru, apakah para terlapor melakukan pelanggaran atau tidak.

“Tidak tertutup kemungkinan kami akan melakukan pemeriksaan ke pihak lain yang dianggap terkait, baik sebagai saksi maupun yang kemungkinan terlibat dianggap melanggar kami akan mengklarifikasi tentang beberapa hal,” terang Azry.

15 camat terlapor masing-masing, Camat Rappocini, Camat Mamajang, Camat Ujung Tanah, Camat Tamalanrea, Camat Tallo, Camat Kepulauan Sangkarang, Camat Biringkanaya, Camat Makassar, Camat Manggala, Camat Bontoala, Camat Panakkukang, Camat Ujung Pandang, Camat Tamalate, Camat Mariso, dan Camat Wajo.

Seluruh camat hingga saat ini masih berstatus terperiksa oleh Bawaslu Sulawesi Selatan. Tim pendamping hukum camat, Zulkifli Hasanuddin menambahkan akan berupaya untuk memberikan keterangan jelas agar pelaporan bisa terklarifikasi dengan baik.

“Seperti apa pembelaan kami sementara menunggu hasil proses klarifikasi nanti karena sementara masih jalan. Seperti apa nanti hasilnya, kami tunggu dulu jalannya setelah proses klarifikasi selesai. Intinya kami kooperatif sesuai dengan proses yang saat ini berjalan,” imbuh Zulkifli.

Hingga saat ini, 15 camat masih diperiksa di ruang pusat Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Sulsel. Belum ada keterangan, resmi dari para camat terlapor terkait proses permintaan klarifikasi atas laporan.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Sahrul Ramadan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Diduga Dukung Pasangan 01, 15 Camat di Makassar Diperiksa Bawaslu