Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi: KIR Truk Kontainer Mati 2019

22 Januari 2022, 11:17:26 WIB

JawaPos.com – KIR Truk kontainer yang menabrak sejumlah kendaraan di Simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, ternyata sudah mati sejak 2019. Sehingga, truk itu secara administrasi sudah melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Darat.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Yusuf Sutejo mengatakan KIR truk kontainer telah mati sejak 2019 lalu. Saat ini pihak kepolisian sedang memanggil pemilik truk kontainer tersebut untuk meminta buku KIR.

“Ya kalau kita temukan di bak truknya iya mati dari 2019, tapi kita belum dapat buku KIR-nya, kartu KIR-nya. Karena barang tersebut dipegang oleh pemilik kendaraan,” ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Sabtu (22/1).

Yusuf menuturkan, pemilik kendaraan juga bisa dikenakan saksi jika benar KIR dari truk kontainer tersebut telah mati. Karena itu pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan.

“Iya itu kan pelanggaran, kalau KIR mati hanya tilang sifatnya, nanti kita berkoordinasi dengan istansi yang mengeluarkan KIR tersebut yaitu Dinas Perhubungan,” katanya.

Adapun, uji KIR kendaraan wajib dilakukan karena sudah diatur di dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang diatur juga di dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 133/2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor.

Jika uji KIR tidak dilakukan, maka sanksi yang didapatkan adalah cabut izin aktivitas, seperti yang sudah diatur di dalam UU Nomor 22 tahun 2009.

Diketahui, truk kontainer dengan nomor polisi KT-8534-AJ yang dikendarai M Ali, semula melaju dari arah Jalan Pulau Balang Km 13, Karang Joang, Balikpapan Utara dengan mengangkut 20 ton kapur pembersih air. Barang itu tersimpan dalam 20 kontainer yang diangkut oleh truk.

Muatan itu hendak diantar ke Kampung Baru Balikpapan Barat. Menurutnya, sopir truk sempat mengurangi porseneling dari 4 ke tiga di depan Rajawali Foto km 0,5 jalur tersebut.

Hanya saja, kendaraan terus melaju akibat rem yang tak berfungsi dengan baik saat melintas. Truk pun menghantam belasan kendaraan yang terhenti karena menunggu lampu merah. Adapun dari kecelakaan maut tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, sebanyak 30 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa nahas ini.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads