alexametrics

Ombudsman Sesalkan Pengusiran Disabilitas di Masjid Raya Sumbar

22 Januari 2019, 11:40:00 WIB

JawaPos.com – Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) turut bersuara atas aksi pengusiran penyandang disabilitas di Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar). Peristiwanya terjadi Sabtu (19/1) lalu.

Plt Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi memandang, ada dua masalah utama pemicu terjadinya aksi tersebut. Pertama, menyangkut sarana layanan untuk penyandang disabilitas. Kedua, soal perilaku oknum pengamanan masjid yang tidak ramah.

Kekurangan sarana untuk penyandang disabilitas tidak hanya berupa kursi roda. Namun juga untuk tunanetra, lansia, dan penyandang kekurangan lain yang butuh sarana publik sama dengan manusia normal. “Ini (sarana) memang belum tampak di Masjid Raya Sumbar. Silakan (pengurus) masjid evaluasi,” terang Adel, Selasa (22/1).

Soal layanan, Adel beranggapan bahwa pengamanan masjid harus ramah dan berorientasi kepada siapa saja. Terutama penyandang disabilitas. Apalagi, Masjid Raya Sumbar dibangun pemerintah menggunakan APBD.

“Harusnya menjadi contoh keramahtamahan bagi disabilitas, bukan sebaliknya. Masjid Raya harus berbenah. Mereka yang tidak punya orientasi melayani, jangan di tempatkan di Masjid Raya,” tegas Adel.

Sebelumnya, video pelarangan Abraham Ismed dan beberapa rekan di Masjid Raya Sumbar viral di akun Instagram @boy1492. Hingga kini, foto dan video yang diunggah pada Minggu (20/1) lalu telah dikomentari sebanyak 192 netizen dengan 446 penyuka.

Aksi pengusiran terhadap penyandang disabalitas juga disikapi serius Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Bahkan, dia meminta oknum pengamanan diberikan teguran tegas. “Pak Gubernur sudah berikan arahan. Bilang, tegur itu Satpol PP-nya,” tegas Nasrul di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (21/1).

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Riki Chandra

Ombudsman Sesalkan Pengusiran Disabilitas di Masjid Raya Sumbar