alexametrics

Kerbau Bule Keraton Solo Mati

22 Januari 2019, 18:15:45 WIB

JawaPos.com – Kerbau bule koleksi Keraton Kasunanan Solo kembali berkurang. Ini menyusul matinya seekor kerbau bule yang bernama Kiai Joko, Selasa (22/1) sore sekira pukul 15.00 WIB. Sebelum mati, Kiai Joko sempat sakit infeksi mulut dan telinga. 

Pawang kerbau Keraton Solo, Hery Sulistyo mengatakan, selain karena sakit yang dideritanya, usia Kiai Joko juga sudah cukup tua. Usianya diperkirakan sudah mencapai 30 tahun. “Dengan kematian Kiai Joko ini Keraton kembali berduka. Kiai Joko ini juga sempat sakit-sakitan, pernah infeksi mulut dan telinga,” terangnya. 

Tetapi, Hery menambahkan, sebelumnya kerbau Kiai Joko itu sempat menjalani perawatan oleh tim dokter dan kondisinya sudah membaik. Tetapi, Selasa (22/1) kondisinya kembali drop. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter memastikan Kiai Joko meninggal sekira pukul 15.00. “Mungkin faktor usia yang menjadi salah satu penyebabnya,” ucapnya. 

Hery mengatakan, selama ini Kiai Joko berpasangan dengan kerbau bule Nyai Manis. Dan setelah mengetahui kematian Kiai Joko, menurut Hery, Nyai Manis tampak bersedih. Pihaknya pun berencana untuk mencarikan pengganti Kiai Joko untuk menemani Nyai Manis. “Nanti kami akan mencarikan teman biar Nyai Manis tidak lagi bersedih,” katanya. 

Dengan matinya kerbau bule Kiai Joko, koleksi kerbau bule milik Keraton Solo menjadi 16 ekor, dari sebelumnya sebanyak 17 ekor. Untuk pemakaman kerbau Kiai Joko dilakukan di dekat kandangnya yakni di Sitihinggil, Alun-alun Kidul.

Pemakaman rencananya dilakukan pukul 18.30 WIB. Prosesi pemakaman sendiri layaknya pemakaman manusia yakni menggunakan kain mori dan kerbau akan dihadapkan ke kiblat.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo

Kerbau Bule Keraton Solo Mati