alexametrics

Polda Periksa Dua Dekan Unsri untuk Saksi Kasus Pelecehan Seksual

21 Desember 2021, 05:27:24 WIB

JawaPos.com–Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memeriksa dua orang dekan di Universitas Sriwijaya (Unsri) sebagai saksi terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang dilakukan oknum dosen.

Kedua saksi itu adalah Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unsri Mohammad Adam dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIK) Hartono. Mereka diperiksa Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Senin (20/12), sekitar delapan jam.

Kepala Subdit IV Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Polisi Masnoni mengatakan, penyidik memberikan masing-masing saksi lebih kurang sebanyak 30 pertanyaan. Adapun poin pertanyaan tersebut berkaitan dengan sistem akademik seperti bagaimana mekanisme penunjukan dosen pembimbing dan penguji bagi mahasiswa yang mereka terapkan.

”Mereka diperiksa sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait sistem akademik, bagaimana pengusulan bimbingan skripsi, dan mekanisme bimbingan skripsi seperti apa,” kata Masnoni seperti dilansir dari Antara di Palembang.

Menurut dia, mereka tak sendirian selama memberikan keterangan kepada penyidik. Keduanya didampingi asisten masing-masing. Asisten tersebut juga dimintai keterangan.

”Saksi dekan dari FE datang beserta Kasubag Akademik dan dekan dari FKIP dengan Kaprodi Sejarah. Keduanya kami mintai keterangan,” ujar Masnoni.

Menurut dia, dari dua laporan kasus dugaan pelecehan seksual yang mereka terima dari pelapor DR, F, C, dan D, sudah memeriksa sebanyak delapan orang saksi untuk tersangka atas nama A dosen nonaktif FKIP Unsri. Dan untuk tersangka R, dosen nonaktif FE Unsri, sudah diperiksa sebanyak 12 saksi.

”Untuk saat ini kami masih memintai keterangan saksi dan ahli. Setelah cukup, berkas para tersanga dapat segera dilimpahkan,” papar Masnoni.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: