alexametrics

Usut Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Polisi Temukan Kelalaian Konstruksi

21 Desember 2018, 14:37:11 WIB

JawaPos.com – Polda Jatim bergerak cepat dalam menyelidiki amblesnya Jalan Raya Gubeng Selasa malam (18/12). Mereka membentuk tim investigasi dan recovery. Sampai saat ini setidaknya 35 saksi dan 2 ahli telah diperiksa. Hasilnya, polisi menemukan adanya kesalahan konstruksi yang disebabkan kelalaian kontraktor dalam proyek pembangunan tersebut.

Tim investigasi itu terdiri atas beberapa anggota polisi dari Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. Mereka bertugas untuk mencari tahu mengapa Jalan Raya Gubeng bisa ambles. Tim recovery terdiri atas petugas gabungan. Mereka berasal dari perwakilan polisi dan Pemkot Surabaya. Seperti namanya, mereka berkonsentrasi untuk melakukan pemulihan. Misalnya, pembangunan ulang dan rekayasa lalu lintas.

Beberapa informasi telah dikumpulkan tim investigasi. Salah satunya adalah tentang proyek apa sebenarnya yang bertengger di sebelah Jalan Raya Gubeng itu. Proyek tersebut ternyata tidak hanya terdiri atas gedung basement. Menurut Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rumah Sakit (RS) Siloam hendak melakukan perluasan. Di proyek yang kini ambles tersebut, hendak dibangun sebuah superblok. Artinya, bangunan itu tidak hanya akan difungsikan sebagai tambahan ruangan di RS. Tapi, juga ada sebuah mal yang menjadi satu dengan bangunan tersebut. “Bangunan tambahannya ini terdiri dari 26 lantai, sedangkan basement-nya terdiri dari 3 lantai,” ucap Luki.

Usut Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Polisi Temukan Kelalaian Konstruksi
infografis Jalan Raya Gubeng Surabaya yang ambles. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Selain itu, Luki mengatakan, kelalaian kontraktor disebabkan adanya indikasi tidak menjalankan fungsi pengawasan dengan baik. “Hasil olah TKP maupun keterangan saksi ahli mengarah ke sana (kelalaian, Red),” kata orang nomor satu di jajaran ke­polisian Jawa Timur tersebut.

Tim investigasi itu diketuai Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto. Luki menjelaskan, mereka menambah jumlah saksi yang diperiksa. Kebanyakan berasal dari petugas atau staf di PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE). Mereka menyelidiki penyebab amblesnya jalan itu dari dua sisi. Yakni, perizinan dan adanya kelalaian. “Kami akan dalami kembali soal perizinannya. Korporasinya juga bakal kami periksa,” tambahnya.

Luki juga menjelaskan, saat ini tim telah menemukan sejumlah bukti. Bukti tersebut berupa ring penyangga yang sudah hancur dan retak. Itu ditemukan saat tim memeriksa 35 saksi dan 2 ahli sekaligus. “Ya, ini karena adanya tim investigasi. Kami berharap terus ada pengembangan lainnya,” jelas jenderal dengan dua bintang di pundak tersebut.

Di sisi lain, Wakapolda Brigjen Toni Harmawan mengatakan belum memastikan total kerugian negara. Sebab, pihaknya masih fokus dalam penyelidikan terkait yang bertanggung jawab. Namun, berdasar keterangan sejumlah saksi, penanggung jawab mengarah kepada kontraktor dan rumah sakit. “Ini belum pasti, nanti kami kembangkan kembali oleh tim,” jelasnya.

Saat ini pihaknya telah memeriksa 29 pekerja konstruksi. Namun, jumlah itu bisa bertambah. Sebab, saat ini sudah ada 35 saksi dan 2 ahli yang me­nyampaikan keterangan dalam mengungkap kasus amblesnya jalan tersebut.

Akibat kejadian itu, Jalan Raya Gubeng tidak dapat dipergunakan hingga beberapa bulan. Beberapa bangunan di dekatnya seperti gedung Bank Negara Indonesia dan Elizabeth juga terdampak. Sebab, jalan yang ambles itu tepat berada di depan dua gedung tersebut.

Di bagian lain, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pusat. Tujuannya, membangun jalan raya yang ambles. “Itu saran dari tim ahli untuk membenahi dengan dam beton. Nanti hal tersebut didiskusikan lebih lanjut,”terangnya.

Kebetulan para tokoh tersebut berkumpul dan berkoordinasi kemarin pagi. Semua elemen mengecek kembali proses penanganan jalan ambles tersebut. Dalam koordinasi itu, ada dua ahli dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini serta Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (den/bin/sal/c6/c10/ano/ttg)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Usut Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Polisi Temukan Kelalaian Konstruksi